Riza Chalid Terkenal `Licin`

Lukman Diah Sari    •    08 Desember 2015 15:19 WIB
pencatut nama presiden
Riza Chalid Terkenal `Licin`
Pengusaha M. Riza Chalid.MI/Adam DP

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengusaha M. Riza Chalid mangkir. Dia tak mengacuhkan pemanggilan Kejaksaan Agung untuk diperiksa dalam kasus dugaan pemufakatan jahat terkait saham PT Freeport.

Riza bersama Ketua DPR Setya Novanto diduga kuat mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden. Sedianya, Riza diperiksa kemarin.

"Sudah dipanggil, tapi belum hadir," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Amir Yanto di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2015).


Setya Novanto sebelum bersaksi pada sidang MKD.ANT/Susanto

Kejagung sejauh ini belum berencana memanggil paksa Riza. Lagi pula kasus ini masih tahap penyelidikan.

Amir mengakui tak gampang meminta keterangan Riza. Orangnya `licin`. "Dia selalu menghilang dari kerumunan," ujar Amir.

Kasus yang belakangan tenar dengan sebutan `Papa Minta Saham` ini meledak lewat kicauan Menteri ESDM Sudirman Said. Dia menyebut politikus DPR, akhirnya diketahui Novanto, nekat menjual nama presiden dan wapres saat berbincang dengan Presdir PT Freeport Maroef Sjamsoeddin.

Menteri Sudirman mengantongi bukti rekaman perbincangan mereka. Terlibat aktif pula dalam rekaman obrolan itu Riza Chalid. Novanto dan Riza saling tik-tok untuk meyakinkan Maroef bahwa proses kontrak karya PT Freeport bisa aman di tangan mereka.


Maroef memberikan kesaksian pada sidang MKD.ANT/M Agung Rajasa

Selain menjual nama presiden dan wapres, Novanto dan Riza juga puluhan kali mencatut nama Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Juga belasan tokoh lainnya, seperti Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, dan Wiranto.

Adalah Maroef yang diam-diam merekam `jualan` Novanto dan Riza. Bukti rekamanan utuh sudah diperdengarkan di Majelis Mahkamah Dewan (MKD), sementara handphone yang digunakan untuk merekam kini ada di tangan Kejaksaan Agung.

Kejagung terhitung sudah empat kali bolak-balik meminta keterangan Maroef untuk mengungkap dugaan pemufakatan jahat Novanto dan Riza. Menteri Sudirman baru sekali diperiksa, tapi berkomitmen siap kapan pun kalau diminta kembali ke Gedung Bundar.


Menteri Sudirman usai pemeriksaan di Kejagung, Senin (7/12/2015).MTVN/Lukman Diah Sari

Ini jelas sinyal gawat buat Novanto dan Riza. Kalau terbukti, keduanya terancam dijerat Pasal 15 UU Tindak Pidana Korupsi No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pasal itu berbunyi, "Setiap orang yang melakukan percobaan, pembantuan, atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi dipidana yang sama sebagaimana dimaksud Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5."

Presiden pun gusar, bahkan marah, namanya dibawa-bawa untuk `mengemis` 20 persen saham PT Freeport. Menurut Presiden, ini menyangkut wibawa negara. Berikut video saat Presiden emosi menanggapi kasus ini:

 


(ICH)

Hadapi PSG jadi Pembuktian Kualitas Madrid
Real Madrid 2017--2018

Hadapi PSG jadi Pembuktian Kualitas Madrid

6 minutes Ago

Paris Saint-Germain akan menjadi lawan Real Madrid pada babak 16-besar Liga Champions 2017--201…

BERITA LAINNYA
Video /