Pilkada Depok

Kubu Dimas-Babai Klaim Temukan Kecurangan

Dian Ihsan Siregar    •    09 Desember 2015 19:34 WIB
pilkada serentak
Kubu Dimas-Babai Klaim Temukan Kecurangan
Konferensi pers kubu Dimas Oky-Babai Suhaimi. Foto: MTVN/Dian Ihsan Siregar

Metrotvnews.com, Depok: Saat kubu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Depok Mohammad Idris-Pradi Supriatna mengklaim memenangkan pilkada, rivalnya, pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi mengaku menemukan kecurangan. Kecurangan itu, kata Dimas, menjadi catatan hukum yang merugikan kubunya. 

"Kami menemukan sejak awal catatan hukum yang merugikan kami. Karena itu kami sudah melaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) terkait catatan hukum itu yang banyak rugikan kami dalam pilkada saat ini," cetus Dimas, ditemui dalam acara konferensi pers di DPC PDI Perjuangan Depok, Depok, Rabu (9/12/2015).

Dia menuturkan seluruh temuan itu sudah diserahkan ke pihak yang berwenang. Menurutnya, yang paling penting saat ini adalah pilkada mesti membawa perubahan untuk Kota Depok. 

"Jadi setelah Pilkada seluruh Depok terbantu. Depok harus berubah," tutur Dimas.

Fitnah dan kampanye hitam, kata Dimas, jadi salah satu kecurangan yang ditemukan. 

Dari hasil hitung cepat, pasangan nomor urut dua Idris-Pradi unggul. Lembaga survei Cyrus, misalnya, mencatat Dimas-Babai hanya memperoleh 38,2 persen suara, sedangkan Idris-Pradi meraup 61,2 persen suara. Kubu Dimas-Babai belum mengakui kekalahan. Perhitungan, kata Dimas, belum tuntas. 

"Kalau optimisme saya yakin menang. Mereka incumbent, banyak fitnah politik, kambing hitam yang kami tangani, kami yakin kebenaran perubahan akan benar, mekanisme proses pasca dari hari H (pencoblosan) harus dipantau, dan kita awasi," kata Dimas.‎


(KRI)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

21 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /