Totok Ari Wibowo, Mantan Bupati Temanggung Ditangkap di Kamboja

Krisiandi    •    10 Desember 2015 16:47 WIB
kasus korupsi
Totok Ari Wibowo, Mantan Bupati Temanggung Ditangkap di Kamboja
Totok Ary Prabowo sebelum menghilang pada 2010. Foto: Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi penangkapan bekas Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Totok Ary Prabowo. Terpidana kasus korupsi tersebut ditangkap di Phnom Pehn, Kamboja.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir menuturkan, Totok yang sudah berada di Kamboja selama empat tahun ditangkap pada Selasa 8 Desember pukul 17.00 waktu setempat. "Yang bersangkutan selama menjadi buronan menggunakan paspor atas nama Eddi Solihin," ujar Armanatha melalui keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (10/12/2015). 

Penangkapan Totok dilakukan atas kerja sama dan koordinasi antara Polri dan pihak keamanan Kamboja. Membantu pula Kedutaan Besar RI di Phnom Pehn, kejaksaan dan Badan Intelijen Negara (BIN).     

"Duta Besar RI di Phnom Pehn telah dan terus melakukan koordinasi dan pembahasan lebih lanjut dengan Menteri Kehakiman, Menteri Dalam Negeri, Kepala Polisi, dan Kepala Imigrasi Kamboja untuk proses pemulangan buron tersebut," jelas Totok.

Totok Ary Prabowo, Bupati Temanggung 2003-2006, divonis Pengadilan Negeri Temanggung berupa hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan. Dia juga wajib membayar uang pengganti senilai Rp2,8 miliar. Dia diadili secara in absentia.

Totok terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan pendidikan untuk putra-putri angngota DPRD tahun 2004 secara bersama. Dana senilai Rp1,8 miliar itu disahkan Totok bersama Wakil Ketua DPRD Temanggung saat itu Fatahillah Azzainy. Namun ternyata uang malah dibagi-bagi kepada 43 legislator saat itu. Tiap anggota DPRD mendapat Rp40 juta.

Dia terbukti melanggar Pasal 2 jo Pasal 18 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Totok menghilang sejak 2010. Polisi kemudian menetapkannya sebagai buronan. Totok juga divonis empat tahun penjara dalam kasus korupsi dana pemilu Rp2,3 miliar. 



(KRI)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /