Dubes Inggris: Komentar Trump Tak Sesuai Gaya Politik Modern

Willy Haryono    •    10 Desember 2015 17:55 WIB
donald trump
Dubes Inggris: Komentar Trump Tak Sesuai Gaya Politik Modern
Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik. (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa/bb)

Metrotvnews.com, Nusa Dua: Lebih dari 370.000 warga Inggris mendesak memboikot Donald Trump masuk ke negara mereka. Khususnya setelah politikus Partai Republik itu mengatakan Muslim dilarang masuk ke Amerika Serikat (AS).

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan isu tersebut cukup kontroversial. 

"Menurut saya, menurut pemerintah saya, komentar Trump tidak sesuai dengan gaya hidup politik modern," kata Moazzam di sela-sela Bali Democracy Forum (BDF) VIII di Nusa Dua, Bali, Kamis (10/12/2015). 

Karena jumlah orang yang menandatangani petisi menolak Trump cukup banyak, pemerintah Inggris harus merespon sesuai dengan konstitusi negara. Perdebatan pun sedang berlangsung di tubuh parlemen, terkait apakah petisi itu akan diubah menjadi keputusan atau tidak.

"Sampai saat ini belum ada keputusan dari pemerintah saya. Yang jelas, kami tidak setuju dengan komentar-komentar Trump," tutur Moazzam. 


(Donald Trump. Foto: AFP)

Tidak hanya Inggris, Israel juga menolak menerima kedatangan Trump. Politikus Israel menuntut agar kunjungan Trump diboikot dan pertemuannya dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 28 Desember mendatang.

"Saya menyarankan untuk berperang melawan teroris dan ekstremis Islam, namun saya tidak menyarankan untuk pemboikotan, pengucilan atau berperang melawan Muslim secara umum," kata Menteri Energi Yuval Steinitz kepada Radio Tentara Israel, seperti dikutip Reuters, Kamis (10/12/2015).
 
Netanyahu mengeluarkan komentar yang mengatakan ia menolak pernyataan Trump. Tetapi terkait kunjungan Trump akan tetap berjalan seperti rencana. Namun, ini tidak berarti dia mendukung Trump.
 
"Perdana Menteri menolak komentar terbaru dari Donald Trump berkaitan dengan Muslim. Israel menghormati semua agama dan menjaga hak-hak warga negaranya," kata seorang dari kantor Netanyahu.


(WIL)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /