Review Software

Lebih Dalam Dengan Crimson, Salah Satu Gebrakan Terbesar AMD Tahun Ini

Riandanu Madi Utomo    •    11 Desember 2015 20:32 WIB
amd
Lebih Dalam Dengan Crimson, Salah Satu Gebrakan Terbesar AMD Tahun Ini
AMD Software Crimson memiliki tampilan yang jauh lebih baik dari Catalyst Software

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa hari yang lalu AMD sempat merilis versi terbaru untuk driver kartu grafisnya. Driver yang kini bernama AMD Software Crimson tersebut dikatakan tidak hanya memiliki tampilan yang benar-benar berbeda.

Ia juga hadir dengan fitur baru serta peningkatan performa di berbagai game yang menggunakan DirectX 9, 10 dan 11. Apakah yang dikatakan oleh AMD tersebut benar apa adanya?



Selama beberapa hari terakhir, kami sempat menjajal AMD Software Crimson pada kartu grafis terbaru AMD, yaitu Sapphire Radeon R9 380X. Kami mengakui bahwa kali ini AMD berhasil menghadirkan perbaikan yang cukup banyak. Tidak hanya itu, Crimson dapat menjadi tonggak awal bangkitnya AMD di pasar kartu grafis yang selama ini dikeluhkan karena memiliki integrasi software tidak sebaik pesaingnya.

Fitur dan Antarmuka Baru

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, Crimson memiliki antarmuka dan fitur baru. Antarmuka yang ada pada Crimson benar-benar berbeda dengan antarmuka yang ada di driver sebelumnya, yaitu Catalyst. Antarmukanya kali ini jauh lebih intuitif dan memiliki struktur menu yang lebih baik dari Catalyst.

Selain itu, Crimson juga menggunakan desain antarmuka modern yang sepertinya mengikuti prinsip desain Metro pada Windows 10 yang minimalis.



Crimson memiliki lima menu utama, yaitu Gaming, Video, Display, Eyefinity, dan System. Gaming merupakan menu inti dari Crimson. Melalui menu ini, Anda dapat mengatur berbagai pengaturan grafis yang tersedia, mulai dari anti-aliasing, morphological filtering, texture filtering, tessellation, dan lain-lain.

Jika ingin lebih spesifik, pengaturan tersebut juga dapat diterapkan pada game tertentu sehingga memungkinkan Anda untuk memiliki pengaturan sendiri di setiap game.

Tidak hanya pengaturan grafis, di menu Gaming juga terdapat pengaturan performa. Melalui Crimson Anda dapat langsung melakukan overclocking dengan mudah, apapun merek kartu grafisnya selama menggunakan chip grafis Radeon. Di tampilan pengaturan performa ini Anda juga dapat mengetahui seberapa besar kinerja kartu grafis yang digunakan lengkap dengan suhu dan kecepatan kipasnya.



Untuk menu Video, Display dan Eyefinity, semuanya merupakan menu untuk mengatur tampilan gambar di monitor. Di ketiga menu tersebut Anda dapat mengatur mode tampilan gambar sesuai dengan yang diinginkan, serta mengatur tampilan jika menggunakan lebih dari satu monitor.

Yang menarik adalah adanya fitur baru berupa Virtual Super Resolution. Fitur tersebut memungkinkan Anda untuk memiliki tampilan resolusi yang lebih besar dari resolusi yang dimiliki oleh monitor Anda. Saat kami coba, kami berhasil mendongkrak resolusi monitor 1080p kami untuk menampilkan tampilan beresolusi 1440p dengan cukup baik.



Menu terakhir yaitu System merupakan menu yang menapilkan informasi sistem PC yang sedang digunakan oleh Anda. Layaknya fitur DirectX Diagnosist, fitur ini dapat menampilkan informasi spesifikasi PC lengkap dengan software yang sedang digunakan.

Peningkatan Performa

AMD memang pernah mengklaim bahwa Crimson akan menghadirkan peningkatan performa pada game-game terdahulu yang masih berbasiskan DirectX 9, 10 dan 11. Tentu saja, untuk membuktikan hal tersebut kami mengadakan serangkaian uji coba dengan membandingkan performa sebelum dan setelah menggunakan Crimson pada kartu grafis AMD terbaru, yaitu Radeon R9 380X.

Dari beberapa pengujian yang kami lakukan dengan seting grafis maksimal, kami memang menemukan adanya peningkatan performa di sebagian besar game yang menjadi platform pengujian kami. Sayangnya, peningkatan tersebut menurut kami tidak terlalu signifikan.

Dari data yang kami peroleh, rata-rata framerate di berbagai game meningkat hingga 5 sampai 10fps.

Perbandingan performa Radeon R9 380X sebelum dan sesudah menggunakan Crimson, dihitung dari rata-rata performa di game GTA V, The Witcher 3, Company of Heroes 2, dan Ryse: Son of Rome.

Meskipun demikian, yang membuat kami tertarik dengan kehadiran Crimson adalah stabilitas performa dalam game yang terpantaui jauh lebih baik. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya framerate minimum dari berbagai game yang kami uji kali ini.

Sementara pada game yang berbasiskan teknologi Mantle seperti halnya Star Wars Battlefront, kami leihat adanya peningkatan performa yang signifikan. Bahkan dengan menggunakan Radeon R9 380X kami dapat memperoleh rata-rata framerate di 60fps pada resolusi 1440p atau 2K. Performa tersebut tergolong sangat baik karena Radeon R9 380X sendiri bukan merupakan kartu grafis kelas tertinggi milik AMD.



Peningkatan lain yang hadir di Crimson kali ini adalah adanya sistem otomatisasi untuk kecepatan kipas. Hal tersebut membuat kipas kartu grafis tidak selalu bekerja konstan, sehingga dapat menurunkan penggunaan daya dan mengurangi tingkat kebisingan.

Kesimpulan

Radeon Software Crimson merupakan upgrade terbesar AMD di tahun ini. Software seperti inilah yang sebenarnya telah lama ditunggu oleh para fans kubu merah karena sebelumnya AMD dikenal dengan software yang tidak optimal.

Memang masih banyak hal yang perlu diperbaiki oleh AMD pada Crimson kali ini, tetapi kami melihat bahwa Crimson dapat menjadi pondasi bagi kebangkitan AMD di masa depan. AMD patutnya menyadari bahwa hardware yang kencang saja tidak cukup untuk menghasilkan performa terbaik. Perlu adanya driver yang optimal serta dukungan dari pengambang game agar semuanya berjalan dengan baik.


(MMI)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

2 days Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /