Trump: Pengkritik Sadar Ucapan Saya Tentang Muslim Memang Benar

Fajar Nugraha    •    11 Desember 2015 19:48 WIB
donald trump
Trump: Pengkritik Sadar Ucapan Saya Tentang Muslim Memang Benar
Donald Trump bersama anggota kepolisian New England (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New Hampshire: Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump, terus menerus membela ucapan larangan untuk Muslim masuk ke negaranya.

Kali ini pembelaan Trump disampaikan di hadapan pendukungnya di Portsmouth, New Hampshire, AS. Di tempat itu Trump menerima dukungan dari serikat penegak hukum New England, meskipun di saat sebagian besar warga Amerika menolak usulan dari Trump.

Di hadapan sekitar 200 anggota Asosiasi Polisi New England, Trump menyatakan beberapa hari terakhir dianggapnya sebagai peristiwa menarik.

"Amarah yang saya hadapi sangat luar biasa, luar biasa. Sementara beberapa hari terakhir tampak sangat luar biasa," ujar Trump, seperti dikutip Associated Press, Jumat (11/12/2015).

Namun kemudian Trump menilai kritikan yang diarahkan kepadanya, waktu ke waktu menunjukkan hal sebenarnya.

"Dalam dua pekan tiba-tiba saja orang berkata, 'wow, mungkin saja dia benar'," tutur Trump.

Senin (7/12/2015) lalu Trump menyerukan untuk melarang Muslim untuk datang ke AS termasuk calon imigran, mahasiswa dan wisatawan. Ucapan Trump dilontarkan terkait dengan penembakan di San Bernardino, California pada pekan lalu yang menewaskan 14 orang.

Komentar Donald Trump menimbulkan perdebatan sengit di Amerika yang merembet ke seluruh dunia.

Di Inggris petisi online resmi yang menyerukan agar Trump dilarang masuk ke negara itu telah mendapat tandatangan 100 ribu lebih. Ini artinya bisa dipertimbangkan untuk menjadi perdebatan di parlemen.

Di Paris luka psikologis akibat serangan teror ISIS masih dirasakan. Tapi banyak warga Paris mengecam komentar Trump. Indonesia memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia. Warga di Jakarta dengan cepat membantah klaim Trump bahwa orang Muslim merupakan ancaman.
 


(FJR)

Video /