Pertamina Raih Tiga Penghargaan dari KPK

Mufti Sholih    •    12 Desember 2015 09:33 WIB
hari antikorupsi internasional
Pertamina Raih Tiga Penghargaan dari KPK
Pertamina----MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Bandung: Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Pertamina ke-58 pada 10 Desember 2015, PT Pertamina (Persero) mendapat tiga Penghargaan dari KPK. Penghargaan diraih terkait peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia.

Ketiga penghargaan tersebut untuk kategori BUMN/D Yang Telah Menerapkan Pengendalian Gratifikasi dengen Nilai Gratifikasi Terbesar Yang Ditetapkan Menjadi Milik Negara Tahun 2015, BUMN/D Yang Telah Menerapkan Pengendalian Gratifikasi dengen Jumlah Laporan Gratifikasi Terbanyak Tahun 2015 serta BUMN/D dengan Unit Pengendali Gratifikasi Terbaik Tahun 2015.

Pelaksana Tugas (PLT) Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki menyerahkan langsung ketiga penghargaan tersebut kepada Direktur SDM dan Umum Pertamina Dwi Daryoto di Graha Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Kamis 10 Desember 2015.

Menurut Ruki, apresiasi  dari KPK diberikan kepada Insan BUMN/D yang memiliki integritas untuk tidak menerima Gratifikasi dengan melaporkan barang gratifikasi yang diterima/tidak dapat ditolak.

"Penghargaan ini KPK dimaksudkan agar seluruh insan BUMN/D dapat memahami bahwa Gratifikasi adalah akar dari Korupsi," kata Ruki.

Direktur Umum dan SDM Pertamina Dwi Daryoto mengatakan, pengendalian gratifikasi di Pertamina sudah diterapkan sejak perusahaan energi ini bertransformasi pada 2008. Diharapkan, transformasi terus dijalankan sebagai banteng utama dalam pencegahan tindak korupsi.

"Pengendalian gratifikasi yang telah dilakukan Pertamina merupakan salah satu aspek fundamental untuk membebaskan Pertamina dari korupsi. Tentu saja, kami sangat berterima kasih kepada KPK atas penghargaan dan pengakuan yang telah diberikan kepada Pertamina," tutur Dwi Daryoto.


(TII)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /