Pembiayaan Infrastruktur IIF 2015 Hampir Rp5 Triliun

   •    12 Desember 2015 17:07 WIB
infrastruktur
Pembiayaan Infrastruktur IIF 2015 Hampir Rp5 Triliun
Ilustrasi -- MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Perusahaan pembiayaan infrastruktur nasional PT Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) telah membukukan pembiayaan hampir Rp5 triliun dalam pembangunan infrastruktur sepanjang 2015.

"Perseroan Terbatas Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) terus berperan aktif dalam menyediakan pembiayaan jangka panjang kepada proyek-proyek infrastruktur di Indonesia," kata Presiden Direktur IFF Sukatmo Padmosukarso, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (12/12/2015).

Ia mengatakan pembiayaan tersebut diberikan dalam mata uang rupiah dan dolar AS dengan bentuk utang hingga ekuitas, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik proyek infrastruktur yang dibiayai.

"Kami mengharapkan bahwa para pemilik dan pengembang proyek-proyek infrastruktur dapat terbantu dengan fleksibilitas pembiayaan yang kami tawarkan. Pada 2016, IIF menargetkan pertumbuhan komitmen sampai sejumlah Rp10 trilliun," tutur Sukatmo.

Sementara itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan pemerintah mendukung IFF sebagai katalisator pembangunan infrastruktur di Indonesia yang diharapkan akan menarik partisipasi dari sektor private, baik dalam maupun luar negeri, untuk percepatan pembangunan infrastuktur.

Sukatmo mengatakan bahwa IIF secara signifikan telah berperan dalam pengembangan skema Kerja Sama Pemerintah-Swasta (KPS) di Indonesia pada layanan jasa konsultan, baik dari sisi penyiapan kebijakan maupun dari sisi pengembangan proyek-proyek KPS itu sendiri.

"IIF saat ini sudah mulai menjadi salah satu rujukan dalam masalah pembiayaan infrastruktur di Indonesia. Kami berharap untuk terus dapat mengembangkan perusahaan ini sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan saat pendirian IIF oleh pemerintah  Indonesia dan para lembaga multilateral," jelas Sukatmo.

Komposisi pemegang saham saat ini, kata Sukatmo, memberikan jaminan kapitalisasi yang sangat kuat bagi IIF untuk mendukung pengembangan portofolio pembiayaannya dan juga partner yang kuat untuk mendorong pembiayaan infrastruktur di Indonesia, termasuk proyek-proyek yang bersifat KPS.


(AHL)

Video /