Gambia Deklarasikan Diri sebagai Negara Republik Islam

Willy Haryono    •    13 Desember 2015 12:38 WIB
politik gambia
Gambia Deklarasikan Diri sebagai Negara Republik Islam
Presiden Gambia Yahya Jammeh. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Banjul: Gambia mendeklarasikan diri sebagai negara republik Islam, dengan alasan sebagian besar penduduknya adalah Muslim dan negara di Afrika Barat ini ingin terlepas dari sejarah kolonial.

Presiden Yahya Jammeh mendeklarasikan keputusannya di akhir kampanye politik pada Jumat di desa Brufut, sekitar 15 kilometer dari ibu kota Banjul. 

"Sejalan dengan identitas dan nilai-nilai religius negara, Saya mendeklarasikan Gambia sebagai negara Islam," kata Jammeh, seperti dilansir Aljazeera, Sabtu (12/12/2015). 

Sekitar 90 persen dari 1,8 juta penduduk Gambia adalah Muslim. Gambia merdeka dari Inggris pada 1965. "Gambia tidak bisa meneruskan warisan kolonial," tutur Jammeh.

Dalam upaya merespon kekhawatiran kaum minoritas, Jammeh menegaskan mereka semua akan dilindungi. 

"Kami akan menjadi negara Islam yang menghormati hak semua warga maupun hak non-warga," tegas Jammeh. 


(WIL)

CEO Milan: Kedatangan Kalinic Melengkapi Skuat
AC Milan 2017--2018

CEO Milan: Kedatangan Kalinic Melengkapi Skuat

1 hour Ago

CEO AC Milan, Marco Fassone mengatakan perekrutan Nikola Kalinic melengkapi skuat musim ini. It…

BERITA LAINNYA
Video /