Irman Gusman: Tanpa Guru, Masa Depan Sebuah Bangsa Suram

Damar Iradat    •    13 Desember 2015 14:41 WIB
Irman Gusman: Tanpa Guru, Masa Depan Sebuah Bangsa Suram
Ketua DPD Irman Gusman (tengah) menemui sejumlah guru yang tergabung dalam PGRI yang berunjuk rasa di Kompleks DPR Senayan, Jakarta, Selasa (11/5/2015).-Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Peran guru untuk bangsa dan negara sangat penting. Tanpa guru, masa depan bangsa dipastikan bakal suram.

Ketua DPD RI Irman Gusman saat memberikan sambutan di acara peringatan puncak HUT ke-70 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengingatkan betapa pentingnya peran guru. Tak hanya di Indonesia, guru bahkan dianggap sosok penting di belahan dunia lain.

Membuka sambutan di peringatan HUT ke-70 PGRI, Irman menceritakan bagaimana Jepang saat luluh lantah pada Perang Dunia II sangat membutuhkan sosok guru.

"Biasanya setelah perang ditanya, yang mati berapa? Tapi, kaisar Jepang tanya berapa orang guru yang masih hidup? Itu artinya betapa besar artinya guru," kata Irman di perayaan HUT ke-70 PGRI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/12/2015).

Bangsa manapun di dunia ini, lanjut Irman, selalu menempati guru sebagai sosok yang dihormati. Tanpa guru, masa depan sebuah bangsa suram.

Guru selain memberi ilmu, punya peran penting lain. Seperti memberi motivasi, pendidikan moral, akhlak, dan jadi panutan anak didik.

"Guru lah yang lahirkan pemimpin, hakim, jaksa, dokter sampai sekarang. Tanpa guru, mereka semua tidak akan ada," ungkap dia.

Tak hanya menyanjung, Irman juga mewanti-wanti kepada seluruh guru di Indonesia. Ia mengingatkan agar mendidik tanpa pandang bulu.

"Tugas utama guru mendidik seluruh bangsa. Tidak melihat dari suku mana, agama apa, dan lain-lain. Karena tugas mulia itulah guru tidak boleh terkotak-kotak dengan aliran politik," tegas Irman.

Dalam puncak perayaan HUT ke-70 PGRI itu, ada sekitar puluhan ribu guru yang memadati stadion yang didirikan pada tahun 1960 tersebut. Mereka datang dari beberapa provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, DKI Jakarta, Papua Barat.

Selain itu, hadir pula Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mewakili Presiden Joko Widodo. Hadir pula Gubernur Banten Rano Karno, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo serta beberapa kelapa daerah lainnya.
(MBM)

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi
Klausul Pembelian Messi

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi

54 minutes Ago

Messi memiliki klausul 300 juta Euro atau jika dirupiahkan menjadi Rp4,7 triliun.…

BERITA LAINNYA
Video /