Fraksi Golkar Bantah Terbelah Dua Gara-gara Novanto

M Rodhi Aulia    •    14 Desember 2015 10:42 WIB
pencatut nama presiden
Fraksi Golkar Bantah Terbelah Dua Gara-gara Novanto
Bambang Soesatyo (kiri). Foto: MI/Mohammad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo membantah ada perpecahan di Fraksi Golkar terkait dukungan kepada Ketua DPR Setya Novanto. Menurut Bambang, Golkar tetap mendukung persidangan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) hingga tuntas.

"Kami kompak-kompak saja. Tidak ada perpecahan mendukung Novanto," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/12/2015).

Menurut Bambang, pihaknya akan menerima apapun keputusan sidang MKD, termasuk sanksi bila Novanto dinyatakan bersalah. Namun, bila Novanto tidak terbukti meminta saham ke PT Freeport Indonesia, Bambang berharap ada pemulihan nama baik politikus Golkar itu.

Soal kehadiran tiga anggota MKD dari Fraksi Golkar di jumpa pers Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan, menurut Bambang, Fraksi Golkar tidak bisa melarang. "Kami berikan kebebasan kepada mereka di MKD," ujar dia.

Tiga anggota MKD yang menghadiri jumpa pers Luhut, yakni Kahar Muzakir, Ridwan Bae, dan Adies Kadir, Jumat 11 Desember. Jumpa pers itu terkait dugaan campur tangan Luhut dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Kehadiran Kahar, Ridwan, dan Adies, di jumpa pers Luhut disesalkan banyak pihak. Sebab, hari ini, MKD menjadwalkan pemeriksaan terhadap Luhut.

Seperti diketahui, nama Luhut disebut 66 kali dalam rekaman pembicaraan diduga antara Novanto, pengusaha M. Riza Chalid, dan bos Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Dalam rekaman pembicaraan yang diputar di sidang MKD, Novanto diduga meminta saham Freeport untuk memuluskan perpanjangan kontrak karya perusahaan itu yang akan berakhir pada 2021.


(TRK)

Video /