Ahok Murka Toko Alat Sekolah Cairkan Uang KJP

LB Ciputri Hutabarat    •    14 Desember 2015 12:26 WIB
kjp
Ahok Murka Toko Alat Sekolah Cairkan Uang KJP
Warga antre untuk mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP). (Foto:MI/Angga)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubenur Provinsi DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengamuk saat mengetahui toko penjual alat sekolah melayani pencairan uang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Toko itu menerima bayaran 10 persen dari uang yang dicairkan.
 
"Banyak sekali toko penjual alat sekolah menerima pencairan uang. Mereka lebih untung dibanding jualan barang. Jualan barang belum tentu dapat 10 persen," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015).
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memutus kontrak kerja sama dengan toko rekanan penyedia barang sekolah yang curang. “Toko yang kurang ajar akan kita putus kontraknya,” ujarnya.
 
Ahok mengungkapkan, salah satu modusnya, toko tersebut menyediakan alat sekolah yang bisa dibeli dengan KJP. Tapi dalam praktiknya, mereka memberikan jasa pencairan uang KJP. Syaratnya, penerima KJP harus rela membayar 10 persen dari jumlah uang yang dicairkan.
 
Menurut aturan, toko yang ditunjuk tidak boleh menerima pencairan dana KJP. Toko hanya berhak menukarkan KJP dengan menggunakan barang kebutuhan pendidikan anak sekolah.
 
Sebelumnya, salah seorang ibu Yusri Yusnaini mengaku, mencairkan dana KJP dalam bentuk uang di salah satu toko di daerah Koja. Ia mencairkan lantaran KJP tak berfungsi untuk membeli barang pendidikan.
 
Ahok berecana menelusuri kasus tersebut. Jika ditemukan tindakan pelanggaran, Ahok berencana mempidanakan toko tersebut. "Ini namanya penggelapan uang, ini masuk korupsi juga. Kami akan laporkan toko itu ke polisi," katanya.
 


(FZN)


Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate
Timnas Inggris

Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate

2 weeks Ago

Adam Lallana merasa Gareth Southgate sudah melakukan keputusan tepat dengan tidak memanggilnya …

BERITA LAINNYA
Video /