'Polisi Minta Nasi Bungkus' Muncul di Surabaya

Muhammad Khoirur Rosyid    •    14 Desember 2015 14:14 WIB
penipuan
'Polisi Minta Nasi Bungkus' Muncul di Surabaya
Ilustrasi penipuan via pesan singkat. (Dok MI)

Metrotvnews.com, Surabaya: Pencatutan nama tak cuma dialami Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam perkara divestasi saham perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Kasus pencatutan nama juga dialami Kepolisian di Surabaya.

Dalam pesan singkat yang dikirimkan orang tak dikenal, 'Polisi' bukan meminta uang atau saham, melainkan nasi bungkus.

Pengirim pesan tersebut diketahui bernama Wahyu yang mengaku sebagai anggota Unit Lantas Polsek Dukuh Pakis, Surabaya. Melalui nomor 082353129512, pelaku meminta restoran Tong Hai yang beralamat di Jalan Mayjend Sungkono mengirimkan nasi goreng dan sea food sebanyak 20 porsi, pulsa Rp780 ribu, satu boks air mineral dan rokok empat bungkus.

Pelaku juga meminta kiriman nasi kepada restoran Ipang yang juga beralamat di Jalan Mayjend Sungkono 20 bungkus nasi, 20 botol air mineral dan kiriman pulsa Rp600 ribu. Pengakuannya, nasi, rokok dan pulsa itu digunakan dalam acara kepolisian.

Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Toni Sarjaka membantah pihaknya melakukan pemesanan dan menyatakan bahwa hal tersebut adalah penipuan dan hanya akal-akalan.

"Jelas itu penipuan. Selama ini kebutuhan konsumsi kami selalu memanfaatkan masakan dari istri-istri anggota yang memiliki usaha katering," katanya, di Surabaya, Senin (14/12/2015).

Dijelaskan Toni, nomor pelak telah dilacak oleh anggota polisi dan mengaku sebagai berasal dari Jakarta. Dia meminta pihak restoran yang merasa ditipu untuk melaporkan dugaan penipuan itu ke pihak berwajib.

"Silahkan langsung saja dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Nanti akan ditangani Satreskrim karena ini termasuk kejahatan antar daerah," imbuhnya.


(MEL)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

4 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /