Novanto Diduga Sebagai Inisiator Dalam Kasus 'Papa Minta Saham'

Lukman Diah Sari    •    15 Desember 2015 07:05 WIB
pencatut nama presiden
Novanto Diduga Sebagai Inisiator Dalam Kasus 'Papa Minta Saham'
Gedung Kejaksaan Agung. Foto: MI/M Irfan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejaksaan Agung terus menyelidiki kasus pemufakatan permintaan saham PT Freeport Indonesia (PT FI), salah satunya dengan memeriksa Sekretaris pribadi Ketua DPR Setya Novanto, Dina.

Dina dimintai keterangan pada Senin (14/12/2015) kemarin.

"Sesprinya Setya Novanto diperiksa sampai jam 16.00 Wib, isinya tentang pertemuan," ucap Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Fadil Zumhana di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin malam.

Dalam keterangan yang disampaikan Dina, Fadil menyebut bahwa inisiator dari pertemuan pemufakatan jahat itu bukanlah dari Presiden PT FI Maroef Sjamsoeddin.

"Inisiasinya bukan sama pak Maroef," kata dia.

Namun, saat dikaitkan dengan Novanto yang menjadi inisiator. Fadil pun belum mau menjawab pasti, "Kurang lebih seperti itu," jelas Fadil.

Fadil belum mau buru-buru mengungkap siapa inisiator dari pemufakatan jahat tersebut. Dia lebih memilih merahasiakannya.

"Tentang inisiasi itu nanti kita akan sampaikan pada saat yang tepat," ucap Fadil.

Tapi dia memastikan, pihaknya masih terus mendalami rekaman CCTV di hotel Ritz Carlton yang diduga menjadi lokasi pertemuan jahat tersebut.

"Nanti kita dalami lagi (CCTV)," tandas Fadil.

Kasus pemufakatan jahat ini telah meminta sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. Maroed diketahui telah lima kali datang untuk memberikan keterangan, sementara Menteri ESDM Sudirman Said telah dua kali memenuhi undangan Korps Adhyaksa. Sedangkan Dina, ini adalah perdana baginya memberikan keterangan.


(DEN)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

21 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /