Tahun Depan, Sektor Properti Diprediksi Lebih Menggeliat

Dian Ihsan Siregar    •    15 Desember 2015 18:22 WIB
properti
Tahun Depan, Sektor Properti Diprediksi Lebih Menggeliat
Properti (REUTERS,Kai Pfaffenbach).

Metrotvnews.com, Jakarta:‎ Kinerja properti diperkirakan lebih menggeliat di 2016. Adapun banyak katalis positif yang membuat sektor properti maju lebih pesat.

"Tahun depan sudah banyak katalis, pemerintah sudah mulai kerja, anggaran di lapangan sudah mulai banyak, ekonomi diperkirakan lebih membaik di 2016. Hal itu membantu kinerja sektor properti," urai Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi PT Intiland Development Tbk, Archied Noto Pradono‎, ditemui di Kawasan Senopati, Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Selain itu, faktor stimulus lainnya paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah mulai terasa di 2016 bagi sektor properti. Dorongan ini melalui proyek infrastruktur yang digenjot pemerintah dengan cepat. Pembangunan infrastruktur memberikan dampak yang besar bagi perusahaan di sektor konstruksi, properti, dan sebagainya. 

"Itu yang kami harapkan, mulai terasalah dampaknya di 2016.‎ Tim ekonomi pemerintah sudah membantu, efeknya juga mengarah ke sektor riil," tegas dia.

Tidak hanya itu, dia mengharapkan, Bank Indonesia (BI) bisa menurunkan suku bunga acuan (BI rate) dari level saat ini mencapai 7,5 persen. Dengan BI rate menurun, maka suku bunga perbankan lainnya pun turun. Alhasil, daya beli masyarakat lebih tinggi untuk membeli sektor properti.


(SAW)


Video /