Seandainya Suarez Bertahan di Liverpool, Mungkin Rodgers Tak Dipecat

Krisna Octavianus    •    17 Desember 2015 11:26 WIB
liverpool
Seandainya Suarez Bertahan di Liverpool, Mungkin Rodgers Tak Dipecat
Romantisme Brendan Rosgers (kiri) dan Luis Suarez pada musim 2013--2014 (Foto: www.merseyreds.com)

Metrotvnews.com, Inggris: Mantan pelatih Sunderland Gustavo Poyet merasa bahwa kepergian Luis Suarez menjadi salah satu faktor pemecatan Brendan Rodgers. Seperti kita tahu, setelah bomber Uruguay itu ke Barcelona,  performa The Reds pada musim 2014--2015 dan awal musim 2015--2016 sangat buruk.

Pada musim 2013--2014, Suarez tampil luar biasa dan mampu menjadi top skor Liga Primer Inggris dengan 31 gol serta mencetak 21 assist. Ia juga hampir membawa The Reds menjadi juara Liga Primer Inggris sebelum akhirnya disalip Manchester City di pekan akhir.

Kisah indah mantan pemain Ajax itu bersama Liverpool tak bertahan lama. Ia kemudian memutuskan ke Barcelona pada musim panas 2014. Ia kemudian menjelma menjadi senjata mematikan La Blaugrana dan berhasil mengantarkan tim asal Catalan itu meraih tiga trofi musim lalu.

Kehilangan Suarez membuat Liverpool kelimpungan menjalani musim 2014--2015. Mereka tercecer di peringkat keenam pada musim itu dan memiliki start buruk pada musim 2014--2015. Semua hasil minor itu membuat Rodgers dipecat pada Oktober 2015 dan digantikan oleh Juergen Klopp.

"Kepergian Suarez memaksa Liverpool harus membayar itu semua. Salah satunya, mungkin pekerjaan Brendan Rodgers. Kalau saja Suarez masih bermain untuk Liverpool, Rodgers mungkin masih akan jadi pelatih hari ini," ujar Gustavo Poyet.

Namun, Poyet percaya bahwa level yang dimiliki Suarez sekarang adalah performa yang ia tampilkan bersama Liverpool dua musim lalu. Selain itu, ia juga menunjukkan betapa berpengaruhnya dia. Itu terlihat saat ia meninggalkan Anfield, Liverpool kesulitan.

"Luis Suarez meninggalkan Uruguay dan pindah ke Belanda (Ajax), yang mana punya pengaruh tertentu di level dunia. Akan tetapi, kepindahannya ke Liverpool menempatkannya ke level tertinggi daripada kebanyakan pemain lainnya. Sekarang ia ambil bagian dalam salah satu trio (Trio MSN) terpenting di sejarah sepak bola. Itu membuatnya sangat spesial," lanjut Poyet.

"Di Inggris ia melakukan hal-hal baik pada tahun pertama. Akan tetapi, pada tahun kedua, ia unik. Sejumlah orang salah memahami perkataan saya ketika menyebut Liverpool hampir menjuarai Liga Primer Inggris berkat Luis Suarez. Saya cuma ingin menunjukkan pentingnya Luis Suarez di lapangan. Saya bukannya mengecilkan Liverpool," pungkasnya. (Sky Sports)


(FIT)


Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

Kepolisian Liverpool Dinilai Tidak Becus

9 hours Ago

Pengacara yang mewakili dua ultras Roma tersangka penganiayaan suporter Liverpool menyatakan ke…

BERITA LAINNYA
Video /