BI Minta Waspadai Perlambatan Ekonomi Tiongkok

Dian Ihsan Siregar    •    17 Desember 2015 19:16 WIB
bank indonesiaekonomi china
BI Minta Waspadai Perlambatan Ekonomi Tiongkok
Bank Indonesia (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai masih ada sejumlah tantangan yang akan dihadapi ekonomi Indonesia selama 2015 tidak terlepas dari dinamika perkembangan ekonomi dan keuangan global, yaitu pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat, harga komoditas yang menurun, dan pasar keuangan yang masih bergejolak. 

"Pertumbuhan ekonomi dunia melambat dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi negara maju yang belum solid dan pertumbuhan ekonomi negara berkembang yang cenderung menurun," jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara, di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Kamis (17/12/2015). 

Ekonomi AS tumbuh moderat ditopang oleh konsumsi dan membaiknya sektor perumahan, sementara ekspansi manufaktur dan ekspor masih tertahan. Pemulihan ekonomi Eropa terutama didorong oleh perbaikan permintaan domestik, meskipun belum mampu meningkatkan inflasi yang masih rendah. 

Sementara itu, perekonomian Tiongkok terus melemah sejalan dengan rebalancing ekonominya dari investment driven menjadi consumption driven. Hal ini tentu harus menjadi kewaspadaan mengingat ekonomi Tiongkok memiliki pengaruh terhadap laju ekonomi Indonesia.

"Ke depan, di tengah prospek pemulihan ekonomi global yang membaik, sejumlah risiko eksternal masih perlu diwaspadai, khususnya perlambatan ekonomi Tiongkok dan kondisi pasar keuangan global pascakenaikan Fed Fund Rate (FFR)," pungkas Tirta.



(ABD)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

18 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /