Ajukan Banding, Kaligis Siap Hadapi Konsekuensi

Yogi Bayu Aji    •    17 Desember 2015 19:32 WIB
kpk tangkap hakim ptun
Ajukan Banding, Kaligis Siap Hadapi Konsekuensi
Kaligis seusai divonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (17/12/2015). Foto: MTVN/Yogi Bayu Aji

Metrotvnews.com, Jakarta: Advokat Otto Cornelis Kaligis akan mengajukan banding kendati dijatuhi hukuman 5,5 tahun penjara dari tuntutan 10 tahun. Dia mengaku siap menghadapi kemungkinan hukuman yang diperberat.
 
"Apapun konsekuensinya saya akan banding," kata Kaligis dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2015).
 
Kaligis merasa putusan hakim tak sesuai dengan keyakinannya. Dia bersikeras tidak bersalah dalam kasus suap terhadap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan.
 
Ayahanda Aktris Velove Vexia menyoroti terdakwa lain, yakni, Panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan yang hanya dihukum tiga tahun penjara. Dia merasa bisa divonis jauh lebih rendah.
 
Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta menghukum Pengacara Otto Cornelis Kaligis dengan pidana penjara lima tahun enam bulan dan denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan.
 
Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum di Komisi Pemberantasan Korupsi yakni 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider empat bulan kurungan.
 
Kaligis diketahui bersalah memberikan duit sejumlah SGD5 ribu dan USD15 ribu pada Hakim Ketua PTUN Tripeni Irianto, dan masing-masing USD5 ribu pada hakim anggota PTUN Dermawan Ginting dan Amir Fauzi. Sementara, Panitera PTUN Syamsir Yusfan mendapat USD2 ribu.
 
Pemberian itu dengan maksud memengaruhi putusan perkara pengujian kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara atas penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial (Bansos), Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH), dan penyertaan modal pada sejumlah BUMD pada Pemerintah Provinsi Sumut. Seluruh perkara itu ditangani Hakim Tripeni Cs.
 
Dalam menyuap tiga hakim dan seorang panitera itu, Kaligis didakwa bersama-sama dengan anak buahnya M Yagari Bhastara alias Gerry, Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti. Namun sebagai terdakwa penyuap, baru Kaligis yang dijatuhi hukuman.
 
Tindakan Kaligis dinilai telah memenuhi unsur pidana dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a dan Pasal 13 UU nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.


(FZN)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

1 day Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /