Polisi Masih Selidiki Kerusuhan Dua Ormas di Denpasar

Saifullah    •    17 Desember 2015 21:31 WIB
kerusuhan
Polisi Masih Selidiki Kerusuhan Dua Ormas di Denpasar
[ILUSTRASI] Suasana pengamanan di Lapas Kerobokan Bali saat pemindahan dua terpidana mati asal Australia Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. (Ant/Nyoman Budhiana.)

Metrotvnews.com, Denpasar: Anggota dari dua ormas di Bali diduga terlibat perkelahian di dalam Lapas Klas II A Kerobokan. Perkelahian itu memicu kerusuhan di luar lapas. Perkelahian terbuka itu mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Kamis 17 Desember 2015, Jalan Teuku Umar, Denpasar mendadak ramai. Sejumlah pria berbadan kekar saling kejar dan baku tusuk. 

"Tadi pas listrik mati, ada yang berkelahi. Bawa-bawa pisau. Jumlahnya banyak, ada yang mati juga," kata Angel, pemilik toko di Jalan Teuku Umar. Dia sempat melihat satu orang meninggal di lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Nainggolan mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun, dia enggan menjelaskan kronologis kejadian. "Kami masih kumpulkan bukti-bukti," katanya.

Wakapolda Bali Brigjen Pol Nyoman Suyastra yang meninjau lokasi kejadian juga belum mau menjelaskan kronologis kejadian. "Kita masih dalami. Sejumlah terduga pelaku sedang dalam pengejaran," kata dia. 

Meski belum ada informasi resmi, namun data yang dikumpulkan Metro TV menyebut, ada dua korban meninggal dan dua luka-luka akibat kerusuhan di Lapas Krobokan. Sementara jumlah korban akibat bentrokan di Jalan Teuku Umar sebanyak tiga orang: satu meninggal, dua luka-luka.


(SAN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /