Kalla Sindir Novanto Tak Layak Jadi Ketua Fraksi

Husen Miftahudin    •    18 Desember 2015 13:52 WIB
pencatut nama presiden
Kalla Sindir Novanto Tak Layak Jadi Ketua Fraksi
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Bogor: Polemik Setya Novanto belum tuntas, meski dia sudah resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR. Novanto dianggap tak pantas menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, posisi barunya. 

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, kepercayaan masyarakat terhadap politikus yang terseret kasus 'papa minta saham' ini telah menipis. Persepsi publik terhadap Novanto sudah kadung negatif. 

"Yah nanti kita bicarakan. Hanya masyarakat butuh kepercayaan, nah kepercayaan muncul dari persepsi. Kalau persepsinya sudah begini, maka sulit mendapatkan kepercayaan masyarakat," ujar Jusuf Kalla di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/12/2015).

Meski secara eksplisit tak menyebut Novanto tak layak jadi ketua fraksi, namun Kalla menyindir bekas Bendahara Umum Partai Golkar tersebut telah kehilangan simpati publik untuk tetap duduk di kursi legislatif.

"Yah begitulah teorinya, nanti diartikan masing masing," seru Kalla.

Ia menilai jika Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie tetap menunjuk Novanto sebagai ketua fraksi akan menjadi blunder. Partai tak akan berkembang lantaran Novanto, yang sudah berkasus, tetap menjadi pejabat di DPR. 

"Saya sudah katakan berkali-kali, partai politik butuh kepercayaan masyarakat dan kepercayaan muncul dari persepsi. Kalau persepsinya sudah jelek, bagaimana bisa dapat kepercayaan. Kalau sudah tidak dapat kepercayaan, partai politik tidak akan bisa berkembang," tegasnya.

Novanto, pada Rabu 16 Desember malam memutuskan mengundurkan diri dari kursi Ketua DPR. Pengunduran diri dibacakan Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Kehormatan Dewan. Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golar hasil Munas Bali menunjuk Novanto jadi Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR. Dia bertukar tempat dengan Ade Komarudin yang diangkat sebagai ketua DPR. 


(KRI)