ICW: Idealnya Pimpinan KPK Diisi Orang yang Berambisi Berantas Korupsi

Ilham wibowo    •    18 Desember 2015 15:24 WIB
pimpinan kpk 2015-2019
ICW: Idealnya Pimpinan KPK Diisi Orang yang Berambisi Berantas Korupsi
ICW--MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Koordinator ICW Adnan Topan Husodo mengatakan, agenda utama KPK adalah pemberantasan korupsi. Pimpinan yang terpilih seharusnya orang yang memiliki ambisi ke arah tersebut.

"Salah satunya itu pak Busyro Mukodas yang kita tahu kiprahnya di KPK juga sudah kelihatan, sudah sangat jelas poisisinya di pemberantasan korupsi," kata Adnan kepada Metrotvnews.com, Jumat (18/12/2015).

Menurut Adnan, Busyro memiliki integritas tinggi. Ia menilai, Busro adalah sosok yang sederhana dan tidak memiliki kepentingan lain di luar agenda pemberantasan korupsi. "Kemudian didukung oleh kelompok organisasi masyarakat yang besar, seperti Muhammadiyah," ucapnya.

Adnan mengatakan, modal sebagai pimpinan KPK tersebut sudah ada. Namun, dalam pemilihan di Komisi III DPR, Busyro hanya mendapatkan satu suara.

"DPR beralasan sakit hati karena pak Busro pernah bilang DPR itu lembaga korup. Ini alasan anak kecil, begitu yang mengemuka di komisi III," paparnya.

Seharusnya, lanjut Adnan, Komisi III memikirkan sangat serius korupsi di Indonesia agar dikurangi secara signifikan. Ia mengatakan, Komisi III juga tidak secara bebas memilih pimpinan KPK, di atas mereka ada ketua fraksi, di atas ketua fraksi ada ketua partai di atas ketua partai ada ketua umum partai politik di atas ketum partai politik ada pemilik modal.

"Ada orang-orang yang punya kepentingan terhadap KPK supaya bisa lebih dikendalikan, tidak terlalu liar dan sebagainya. Pilihan mereka (Komisi III) tidak bisa dilepaskan dari pengaruh besar itu," pungkasnya.

DPR mengesahkan lima orang pimpinan KPK terpilih. Pengesahan dan pengambilan dilakukan dalam rapat paripurna.

"Kita sahkan hasil proses pemilihan capim KPK di Komisi III," kata Plt Ketua DPR Fadli Zon yang langsung disetujui peserta rapat di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin melaporkan hasil uji kelayakan dan kepatutan di hadapan forum. Dari 10 orang capim KPK yang disodorkan Presiden Jokowi melalui Pansel, sebanyak lima orang akhirnya terpilih untuk menjabat periode mendatang.

Dalam voting yang diikuti sebanyak 54 anggota Komisi III itu, Agus Rahardjo mendapatkan, perolehan suara sebanyak 53 suara, Basaria Pandjaitan, sebanyak 51 suara, Alexander Marwata, sebanyak 46 suara, Laode Muhammad Syarif dan Saut Situmorang masing-masing mendapatkan sebanyak 37 suara.

Sementara sisa nama capim KPK lain dinyatakan tidak terpilih sebagai Pimpinan KPK periode mendatang. Mereka adalah Johan Budi Sapto Prabowo yang mendapatkan 25 suara, Robby Arya Brata 14 suara, Sudjanarko, 3 suara, Busyro Muqoddas dua suara dan Surya Tjandra tidak mendapatkan suara sama sekali alias nol.


(YDH)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

4 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /