Tukang Ojek Konvensional Was-was

Ahmad Mustaqim    •    18 Desember 2015 16:32 WIB
transportasiojek online
Tukang Ojek Konvensional Was-was
Sejumlah tukang ojek pangkalan di perempatan Condongcatur, Depok, Sleman, MTVN - Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pengendara ojek merasa cemas dengan kabar pelarangan kendaraan roda dua dijadikan transportasi umum. Hal itu tertuang dalam surat yang diterbitkan Kementerian Perhubungan dan ditandatangani Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, pada 9 November 2015.

"Jangan kami-lah yang dilarang. Ini profesi satu-satunya buat menghidupi keluarga," kata seorang tukang ojek konvensional, Dwi Ryanto yang mangkal di perempatan Condongcatur Depok, Sleman, Jumat (18/12/2015).

Dwi mengaku penghasilan yang ia peroleh dari sebagai tukang ojek memang tak besar. Kendati demikian, bagi Dwi, hasil kerja tersebut setidaknya bisa menyambut kehidupan keluarganya. 

"Saya sudah 30 tahun jadi tukang ojek konvensional. Kalau kami yang kecil ini juga ikut dilarang, lalu bagaimana dengan hidup keluarga di rumah. Kami kerja apa," keluhnya.

Dwi menuturkan, daerah operasi yang dijalani tak terlampau jauh. Itupun hanya meliputi jalanan di dalam perkampungan. Selain itu, lanjutnya, pengendara ojek konvensional yang biasa mangkal juga memperoleh pendampingan dari polisi terkait kepatuhan berlalu lintas.

"Motor selalu kami cek, penumpang juga pakai helm dan tidak pernah ngebut. Kita ini jadi percontohan ojek taat lalu lintas di Sleman," kata Dwi.

Ia menambahkan, apapun kebijakan pemerintah yang berdampak pada masyarakat kelas menengah ke bawah, dalam hal ini seperti tukang ojek, harus disertai dengan solusi.

"Jangan hanya melarang tanpa ada solusinya. Kami hanya masyarakat kecil yang cari uang dengan cara halal," pungkasnya.

Sekadar informasi, pasca berhembus kabar pelarangan kendaraan roda dua menjadi alat transportasi umum, Presiden Jokowi kemudian mengunggah cuitan di twitter yang menerangkan akan memanggil Menteri Jonan. Dikabarkan bahwa surat yang beberapa waktu lalu diteken dengan nomor UM 302/1/21/Phh/2015 itu kini telah dicabut.


(RRN)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

6 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /