Yusri Bantah Didukung Kelompok Penguasa untuk Perkarakan Ahok

Nur Azizah    •    19 Desember 2015 07:18 WIB
kjp
Yusri Bantah Didukung Kelompok Penguasa untuk Perkarakan Ahok
Yusri Isnaeni. (Foto: MTVN/Deny Irwanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Yusri Isnaeni, warga Koja, Jakarta Utara yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama Rp 100 Miliar membantah didukung kelompok penguasa.

"Saya tidak dibekingi siapapun. Tidak ada organisasi atau kelompok penguasa. Saya hanya didukung oleh organisasi saya sendiri, yaitu Gerakan Masyarakat Peduli Anti Narkoba (Gemapana)" terang Yusri saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Jumat (17/12/2015).

Sementara itu, kuasa hukumnya, Alexandra mengatakan seharusnya Ahok jangan menuduh kliennya dibekingi kelompok atau penguasa.

"Seharusnya Ahok jangan menuduh yang macam-macam. Yusri memang dibekingi, tapi kami-kami ini yang  dibekingi, teman-teman bu Yusri sendiri," ujar Alexandra.

Yusri Isnaeni mengatakan, keberaniannya melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya lantaran sakit hati karena telah dihina maling di muka umum.

Tak terima perlakukan kasar itu, Yusri melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya. Yusri pun menuntut Ahok membayar ganti rugi Rp100 Miliar dan meminta maaf di depan umum.

Tak hanya lapor ke polisi, Yusri juga menggandeng Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan Komisi Nasional Perempuan (Komnas Perempuan) untuk mendampingi.



(MEL)


Video /