300 Personel Polri & TNI Razia Lapas Kerobokan

Arnoldus Dhae    •    19 Desember 2015 12:19 WIB
lapas kerobokan
300 Personel Polri & TNI Razia Lapas Kerobokan
Senjata yang ditemukan di plafon Lapas Kerobokan. Foto: Istimewa

Metrotvnews.com, Denpasar: Sekitar 300 personel Polri dan TNI melakukan razia di Lapas Kerobokan Denpasar. Ratusan aparat bersenjata lengkap ini melakukan razia gabungan setelah dalam razia semalam ditemukan empat pucuk senjata api yang ditemukan di atas plafon di Blok C Lapas Kerobokan. Bukan ditemukan di dalam bungker seperti diberitakan sebelumnya.

Kapolres Badung AKBP Tony Binsar Marpaung mengakui jika dalam razia semalam ditemukan empat pucuk senjata api di atas plafon. Itulah sebabnya hari ini kami bersama TNI dan Polri baik dari Polda Bali dan Polres Badung melakukan razia ke seluruh blok. Ada 12 blok yang akan dirazia nantinya, karena kuat dugaan jenis senjata yang sama juga ada di blok lainnya," ujarnya, di sela-sela razia, Sabtu (19/12/2015).

Polisi bersama TNI akan menggeledah seluruh blok. Anggota akan membongkar seluruh sudut ruangan mulai yang paling gampang dilihat sampai yang paling sulit dijangkau. Namun demikian, pihaknya tetap memperlakukan para napi secara manusiawi. 

"Sekalipun ini razia, tetapi tetap diperlakukan secara humanis. Jangan sampai barang-barang para napi ditarik, diserakkan begitu saja," ujarnya. Petugas akan menjangkau tempat-tempat yang paling sulit karena diduga kuat narkoba dan miras juga disembunyikan di tempat tersebut.

Terkait penemuan empat pucuk Senpi, Tony mengaku belum mengetahui secara jelas jenis Senpinya. "Saya belum tahu jenisnya. Tetapi Senpi itu memang ditemukan di atas plafon," ujarnya. 

Seperti diketahui, pada Jumat, 18 Desember, sekitar pukul 22.30 Wita, bertempat di Blok C1, Kamar 1, tepatnya di atas plafon Kamar Mandi sebelah barat, Lapas Kelas II A Denpasar, ditemukan senjata api. Penemuan dilakukan setelah staf lapas atas nama I Nyoman Rumasa bersama tujuh personel lapas menggeledah blok itu.

Dalam penggeledahan tersebut juga ditemukan pedang Samurai 21 buah (dari 21 tersebut 1 buah ada bercak darah), pisau belati 15 buah (dari 15 tersebut 3 buah ada bercak darah), kapak 2 buah, pisau lipat 3 buah, pedang trisula 2 buah, sabit 1 buah, gunting 3 buah, gem 2 buah, belati patah 1 buah, pisau kecil 1 buah, senpi 4 pucuk bersama amunisi (peluru tajam) 22 butir.

Setelah memperoleh barang temuan tersebut, Blok C1 dikosongkan, termasuk membawa barang bukti temuan tersebut ke ruangan kepala KPLP, dan selanjutnya dari pihak Lapas Kelas II A Denpasar menginformasikan kepada pihak Kepolisian Polres Badung dan Polsek Kuta Utara. 

Mendapat informasi tersebut, Kepolisian Polres Badung dan Polsek Kuta Utara datang ke Lapas Kelas II A Denpasar untuk mengambil seluruh barang bukti. Kemudian, setelah proses serah terima barang bukti tersebut selesai, barang dimasukkan ke dalam karung dan diamankan ke Polres Badung untuk dijadikan barang bukti.

Disinyalir, senjata itu masih terkait dengan kejadian keributan antara blok H (Ormas Baladika) dan Blok C1 (Ormas Laskar Bali) pada hari Kamis, 17 Desember, pukul 15.00 Wita di Lapas Kelas II A Denpasar.


(UWA)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

3 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /