Korban Tanah Longsor di Lombok Barat Bertambah

Antara    •    19 Desember 2015 13:26 WIB
longsor
Korban Tanah Longsor di Lombok Barat Bertambah
Ilustrasi. Foto: Antara/Budi Afandi

Metrotvnews.com, Lombok Barat: Korban tewas akibat tertimbun tanah longsor yang terjadi di Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 19 Desember, sekitar pukul 02.00 WITA, bertambah menjadi empat orang.

Jenazah korban terakhir atas nama Multazam, 19, ditemukan tertimbun tanah longsor dan bangunan rumahnya yang rusak berat, sekitar pukul 10.00 WITA, sedangkan tiga korban lainnya ditemukan tidak berselang lama setelah kejadian.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, menyebutkan, selain korban meninggal dunia, musibah tanah longsor itu juga menyebabkan satu orang luka berat dan empat orang luka ringan serta empat rumah rusak berat.

"Semua korban luka sudah dirawat, sedangkan korban meninggal sudah dibawa pulang, termasuk korban terakhir yang ditemukan tadi sekitar pukul 10.00 Wita," katanya ketika mengunjungi korban terluka di Puskesmas Gunungsari.

Ia mengatakan, lokasi musibah tanah longsor sudah dinormalisasi oleh tim gabungan yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Mataram, aparat kepolisian dan TNI AD.

"Kami melakukan normalisasi secara paralel, segala bentuk logistik yang dibutuhkan, seperti tenda sudah disiapkan. Termasuk juga pengobatan korban ditanggung pemerintah," ujarnya.

Menurut Fauzan, musibah tanah longsor tersebut terjadi akibat tanah perbukitan di sekitar pemukiman para korban labil, sehingga tidak mampu menahan beban air hujan lebat sejak Jumat, 18 Desember. "Hujan terjadi secara maraton dan sampai sekarang belum berhenti," ucapnya.


(UWA)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

3 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /