Izin Usaha BPR Cita Makmur Lestari Dicabut

Angga Bratadharma    •    20 Desember 2015 08:16 WIB
lps
Izin Usaha BPR Cita Makmur Lestari Dicabut
Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan -- FOTO ANTARA/Anita Permata Dewi

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Dewan Komisioner (KDK) Nomor: 19/KDK 03/2015 tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR Cita Makmur Lestari, telah mencabut izin usaha PT BPR Cita Makmur Lestari yang berlokasi di Jl Raya Pondok Betung No 8A Pondok Aren, Tangerang, Banten, terhitung sejak 18 Desember 2015.

Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan mengatakan, dengan dikeluarkannya KDK pencabutan izin usaha maka LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang LPS sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya.

Dalam rangka pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah BPR Cita Makmur Lestari, lanjut Fauzi, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar.

"Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin," ungkap Fauzi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (20/12/2015).

Sementara itu, dalam rangka likuidasi BPR Cita Makmur Lestari, LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS. LPS sebagai RUPS BPR Cita Makmur Lestari akan mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut:

1. Membubarkan badan hukum bank.
2. Membentuk tim likuidasi.
3. Menetapkan status bank sebagai 'Bank Dalam Likuidasi'.
4. Menonaktifkan seluruh direksi dan dewan komisaris.

Selanjutnya, hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi BPR Cita Makmur Lestari akan diselesaikan oleh Tim Likuidasi yang dibentuk LPS. Pengawasan atas pelaksanaan likuidasi BPR Cita Makmur Lestari tersebut akan dilakukan oleh LPS.

"LPS mengimbau agar nasabah BPR Cita Makmur Lestari tetap tenang dan tidak terpancing/terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi BPR Cita Makmur Lestari serta kepada karyawan BPR Cita Makmur Lestari diharapkan tetap membantu proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi tersebut," pungkasnya.


(ABD)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

5 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /