Polda Sumut Gerebek Judi Beromzet Puluhan Juta per Hari

Budi Warsito    •    21 Desember 2015 18:00 WIB
judi
Polda Sumut Gerebek Judi Beromzet Puluhan Juta per Hari
Polda Sumut amankan lokasi judi, barang bukti beserta delapan tersangka. (Foto: MTVN/Budi Warsito)

Metrotvnews.com, Medan: Lokasi permainan mesin judi ikan, dan hoki game di Jalan Sisingamangaraja, Tebing Tinggi, Medan, digerebek Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara (Sumut). Dalam penggerebekan yang dilakukan, Sabtu, 19 Desember tersebut delapan orang tersangka juga diboyong ke Mapolda Sumut. 

Kasubdit Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, penggerebekan lokasi judi beromzet puluhan juta tersebut dilakukan atas informasi yang didapat dari masyarakat yang resah dengan aktivitas perjudian tersebut. 

"Judi Ikan ini omzetnya per hari Rp10 sampai Rp20 juta," ungkap AKBP MP Nainggolan, di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Senin (21/12/2015).

Delapan orang yang diamankan merupakan, pemilik, pekerja serta pemain mesin judi ikan. Pemilik mesin judi diketahui bernama Hardi Wijaya, 41. Darinya disita barang bukti 2 mesin judi ketangkasan.

Dari tangan A Yung, 45, kasir perjudian, polisi menyita voucher 308 buah, buku catatan omset, 21 lembar bon utang pemain, ballpoin, spidol, stapler, kunci mesin, bon pengeluaran dan kalkulator. 

Kemudian, ‎Ernawati, 20, selaku pekerja disita barang bukti berupa uang tunai Rp110.000 dan 7 buah voucher. Wiena Wijaya, 19, pengisi koin ke mesin diamankan barang bukti uang tunai Rp1 juta dan 3 buah voucher. ‎

Petugas juga mengamankan Agus Kurniawan, 32, pengisi koin dan penukar voucher. Barang bukti yang disita 76 buah voucher, buku tulis dan uang tunai Rp2.860.000. 

‎Sedangkan pemain diantaranya diketahui bernama Edi Saputra, 50, darinya disita 33 buah voucher, Sabri Munanda, 32, dan Jusnardi alia A Yong, 46, disita 10 buah voucher.

Dalam permainan ini, setiap pemain yang memperoleh poin ditukarkan dengan voucher. Agar dapat menukarkan satu voucher, pemain harus memiliki 1000 poin. Satu buah voucher bernilai Rp100 ribu.  Voucher tersebutlah yang ditukarkan kepada tersangka Hardi Wijaya dengan uang tunai. 

"Tersangka akan di kenakan Pasal 303 dengan ancaman 9 tahun penjara," pungkasnya. 


(MEL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /