KPK Pertimbangkan Ambil Alih Kasus Bansos Sumut di Kejagung

Achmad Zulfikar Fazli    •    21 Desember 2015 21:09 WIB
gratifikasi bansos sumut
KPK Pertimbangkan Ambil Alih Kasus Bansos Sumut di Kejagung
Ketua KPK Agus Rahardjo. (Foto: Antara/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan mengambil alih kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial dan hibah Provinsi Sumatra Utara 2012 yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam kasus tersebut, Kejagung telah menetapkan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka.
 
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya akan mempelajarinya kasus itu untuk memutuskan perlu atau tidaknya KPK mengambil alih kasus tersebut.
 
"Kami pelajari dulu yang dilakukan (Kejagung). Biar enggak bingung, di sana atau di sini," kata Agus di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).
 
Mantan Direktur Penyidikan Jampidsu Maruli Hutagalung diduga menerima uang Rp500 juta dari Gatot melalui OC Kaligis untuk menghentikan kasus dana Bansos Sumut.
 
Menurut Agus, KPK memiliki fungsi koordinasi dan supervisi antar penegak hukum. Karena itu, ia membuka peluang untuk mengambil alih kasus tersebut.
 
"(Kasus Bansos Sumut) bisa diserahkan ke sana bisa dikerjakan di sini, ya begitu dong. Dilihat dulu, dipelajari dulu," ujarnya.
 
Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho mengakui telah mengalirkan ratusan juta kepada Maruli. Uang tersebut, kata Gatot diberikan melalui Kaligis selaku pengacara pribadinya.
 
Gatot dan istrinya Evy Susanti pun telah diperiksa soal aliran dana ke Maruli ini oleh Kejagung. Hasilnya, Kejagung tidak menemukan adanya aliran dana tersebut kepada petinggi di Korps Adhyaksa tersebut.


(FZN)


Jelang Hadapi Liverpool, Pelatih Kecewa dengan Performa Roma
AS Roma vs Genoa

Jelang Hadapi Liverpool, Pelatih Kecewa dengan Performa Roma

1 day Ago

Eusebio kesal karena para pemain Roma kerap terlena saat sudah berada dalam posisi unggul.…

BERITA LAINNYA
Video /