Tewas Tak Wajar, Polisi Kejar 3 Pengantar Jenazah Nasir

Riyan Ferdianto    •    23 Desember 2015 16:49 WIB
pembunuhan jabodetabek
Tewas Tak Wajar, Polisi Kejar 3 Pengantar Jenazah Nasir
Ilustrasi Pembunuhan-----Dok.MTVN

Metrotvnews.com Jakarta: Nasir, seorang warga Pakuaji, Tangerang, Banten, diantarkan pulang oleh tiga orang tak dikenal ke rumahnya dalam kondisi tewas. Lelaki 40 tahun itu diduga tewas setelah diamuk massa.

Nasir diduga tewas tak wajar. Pihak keluarga kemudian mengadu ke Polsek Pakuaji atas kematian lelaki pekerja serabutan tersebut. Kini, polisi tengah mencari tiga orang yang mengantar Nasir ke rumahnya.

"Kami masih mencari tiga orang itu. Dua orang tidak dikenal. Tapi satu orang yang mengantarkan Nasir dikenal oleh istri korban," ujar Kapolsek Pakuaji AKP Panton Eko saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (23/12/2015).

Eko menerangkan, pengantar yang dikenali tersebut bernama Jambrong. Menurut Eko, Jambrong adalah teman main Nasir. Sebelum meninggal, Nasir dan Jambrong sempat bermain biliar bersama. Polisi kini tengah menyelidiki di mana Jambrong berada.

Tak hanya mencari tiga pengantar, polisi juga masih mencari penyebab Nasir tewas. Diduga Nasir meregang nyawa seusai dipukuli.

"Kami belum bisa memastikan kematian Nasir," kata Eko.

Nasir tewas dengan dua tusukan di dada. Saat diantar Jambrong dan dua temannya, jenazah Nasir digeletakkan di teras rumah. Saat itu kaos dan celana yang dikenakan Nasir terlihat basah seperti sudah dicuci. Bahkan di tubuhnya tidak ditemukan luka lebam. Keluarga curiga, bapak dua anak itu tewas dibunuh.


(TII)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /