Fungsi Legislasi Rendah, JK: DPR Terlalu Banyak Mengawasi Macam-macam

Dheri Agriesta    •    23 Desember 2015 18:22 WIB
dpr
Fungsi Legislasi Rendah, JK: DPR Terlalu Banyak Mengawasi Macam-macam
Wapres Jusuf Kalla,--Foto: MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Fungsi legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam satu tahun ini terbilang rendah. Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, hal ini karena DPR terlalu berlebihan menjalankan fungsi pengawasan.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan, DPR memiliki tiga fungsi, legislasi, pengawasan, dan anggaran. JK mengamini kinerja DPR dalam legislasi cukup minim dengan sedikitnya Undang-undang yang ditelurkan.

"Tapi memang yang rendah itu legislasinya, karena mungkin waktu terlalu banyak diberikan untuk mengawasi macam-macam. Akhirnya pengaturan undang-undang itu turun," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).

JK tak ingin mengomentari lebih lanjut terkait hal itu. DPR seharusnya bisa bekerja lebih baik meningkatkan produktivitasnya tahun depan.

"Tentu diupayakan lebih baik tahun depannya," kata dia.

Diketahui, dari 37 rancangan undang-undang (RUU) yang disepakati sebagai prioritas Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015, sejauh ini belum sampai 20 persen yang berhasil menjadi UU. Berdasarkan jumlah penyelesaian yang mengkhawatirkan itu, UU yang berhasil selesai lebih disebabkan faktor tidak ada pilihan menunda.

Di antara UU yang tidak mungkin ditunda, misalnya, pembahasan dan persetujuan bersama RUU yang berasal dari peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).


(MBM)

PSG Terkejut Barca Tuntut Kompensasi ke Neymar
Neymar ke PSG

PSG Terkejut Barca Tuntut Kompensasi ke Neymar

30 minutes Ago

Bahkan PSG harus bertanggung jawab atas kompensasi Neymar ke Barcelona…

BERITA LAINNYA
Video /