Jelang Las Palmas vs Barcelona

Messi Hanya Bisa Dihentikan oleh Penembak Jitu

Krisna Octavianus    •    14 Mei 2017 13:37 WIB
liga spanyol
Messi Hanya Bisa Dihentikan oleh Penembak Jitu
Quique Setien (Foto: JAVIER SORIANO / AFP)

Metrotvnews.com, Las Palmas: Lionel Messi hanya bisa dihentikan oleh seorang sniper atau penembak jitu dari tribun. Hal itu diungkapkan oleh pelatih Las Palmas, Quique Setien sambil bercanda saat bersiap menjamu Barcelona.

Menghentikan pemenang Ballon d'Or lima itu bisa dibilang tugas tersulit di La Liga Spanyol dan dunia sepak bola, dengan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barca terus menorehkan tinta emas klub untuk di La Liga.

BACA: Ranieri Senang "Serahkan" Liga Primer Inggris ke Conte

Messi telah mencetak 35 gol musim ini di La Liga. Sementara itu, pemain berusia 29 tahun itu sudah mencetak 51 gol di semua kompetisi.

Ditanya bagaimana untuk menghentikan Messi dan Barcelona, Setien menjawab: "Dengan beberapa penembak jitu dari tribun."

"Ketika pemain-pemain ini berada dalam kondisi terbaik mereka, mereka tak terbendung, dan saat mereka bersama, Messi, Neymar dan Luis Suarez memperbanyak efektivitas mereka dan tidak ada yang bisa menghentikannya," lanjutnya.

"Mari kita lihat apakah mereka tertidur sedikit selama pertandingan, yang merupakan satu-satunya hal yang benar-benar dapat kita harapkan," katanya sambil bercanda.

Bentrokan pada Minggu 14 Mei akan menjadi pertandingan final Setien di Estadio Gran Canaria menjelang kepergiannya di akhir musim.

Perbedaan pendapat dengan dewan klub Las Palmas telah menyebabkan Setien angkat kaki akhir musim ini. Akan tetapi, ia akan berusaha memberikan kegembiraan kepada fan yang datang langsung ke stadion.

"Saya tahu bahwa Barcelona berjuang untuk liga, tapi bagi saya tidak ada yang lebih memuaskan daripada memberi fans kami sedikit kegembiraan," ungkapnya.

"Saya akan puas jika kami bisa menang atau mendapat hasil imbang dari performa yang bagus. Bagi saya ini adalah pertandingan spesial, saya ingin tim menang. Kenyataannya adalah, dan saya menerimanya, beberapa penggemar tidak menganggap bahwa saya telah melakukan pekerjaan saya sebagaimana mestinya, dan saya akan menganggap kritik ini dengan kerendahan hati. Saya akan selalu mengingat pulau ini," lanjutnya.

BACA: Eks Chelsea Ini Menjadi Rekrutan Pertama Barcelona Musim Panas Nanti

"Saya pergi dengan pengakuan mayoritas dan kepuasan yang telah dimainkan tim dengan baik untuk mencapai hal-hal yang bertahun-tahun lalu klub ini tidak mampu, dan itulah yang akan saya ingat," pungkasnya.

Las Palmas berada di peringkat 14 di La Liga, 12 poin dari zona degradasi dengan dua pertandingan tersisa.

 


(KRS)

Final Liga Champions akan Digelar dalam Keadaan Atap Stadion Tertutup
Jelang Final LIga Champions 2016--2017

Final Liga Champions akan Digelar dalam Keadaan Atap Stadion Tertutup

1 day Ago

Untuk pertama kalinya laga final Liga Champions akan berlangsung dalam keadaan atap stadion ter…

BERITA LAINNYA
Video /