Referendum Barcelona

Dukung Referendum Catalonia, Pique Siap Mundur dari Timnas Spanyol

Achmad Firdaus    •    02 Oktober 2017 16:02 WIB
barcelona 2017--2018
Dukung Referendum Catalonia, Pique Siap Mundur dari Timnas Spanyol
Seorang warga mengibarkan bendera Catalonia sebagai bentuk dukungan untuk lepas dari Spanyol (Foto: AFP PHOTO / PAU BARRENA)

Metrotvnews.com, Barcelona: Kemenangan 3-0 Barcelona atas Las Palmas, Minggu 2 Oktober malam tadi terasa hampa. Blaugrana merayakan kemenangan tersebut tanpa dihadiri oleh fan setianya.

Duel kedua tim di Camp Nou terpaksa digelar tanpa penonton sebagai imbas dari situasi politik yang tengah panas di Barcelona, terutama Catalonia.

Warga Catalonia terlibat bentrok dengan pihak kepolisian Spanyol terkait referendum kemerdekaan. Kericuhan terjadi saat polisi mencoba mengambil kotak suara yang isinya voting soal keinginan masyarakat Catalonia untuk memisahkan diri dari Spanyol. Akibat bentrokan tersebut, lebih dari 400 orang dilaporkan terluka.

Insiden ini juga berpengaruh pada laga Barca kontra Las Palmas. Pihak Blaugrana melalui presiden klub, Josep Maria Bartomeu sempat meminta laga ditunda sebagai bentuk simpati mereka atas kejadian ini.
 

Baca: Bermain Tanpa Penonton, Barca Kerepotan Meladeni Permainan Las Palmas


Namun demikian, permintaan Barcelona ditolak otoritas sepak bola Spanyol (RFEF) yang bahkan mengancam akan memberikan pengurangan enam poin jika laga batal digelar. Akhirnya, diputuskan bahwa pertandingan digelar secara tertutup alias tanpa penonton.

Bek Barcelona, Gerard Pique menjadi salah satu pemain yang lantang menyuarakan kekecewaannya atas keputusan ini. Pique sendiri memang sejak dulu menjadi salah satu sosok yang sangat mendukung kemerdekaan Catalonia.

"Ini adalah pertandingan yang sangat sulit untuk dimainkan. Ini pengalaman paling buruk dalam karier sepak bola saya," tegas Pique.

"Saya adalah orang Catalan dan saya berpikir sama seperti mereka. Dan hari ini, saya bangga dengan apa yang dilakukan orang-orang Catalonia," lanjutnya.

"Kami bukan kaum minoritas. Ada jutaan orang seperti kami. Kami bukan orang jahat, kami hanya ingin melakukan pemungutan suara," imbuhnya.
 

Baca juga: 1999: Debut Bek Ikonik Barcelona


Pique sadar, komentarnya ini cukup kontroversial dan berpotensi merusak suasana di ruang ganti Timnas Spanyol yang berisikan pemain yang pro maupun kontra terhadap referendum Catalonia. Dan saat ini mereka tengah sama-sama berjuang membawa skuat La Furia Roja lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia.

"Jika pelatih ataupun direktur dari Federasi (RFEF) berpikir saya adalah pembuat masalah di timnas, saya akan mundur sebelum Piala Dunia," tegasnya.

Keinginan Catalonia lepas dari Spanyol memang sudah berlangsung sejak bertahun-tahun yang lalu. Mereka ingin merdeka karena merasa berbeda dengan Spanyol dan sudah memiliki segala hal yang dibutuhkan untuk mendirikan negara sendiri.

Salah satu contohnya dari sisi ekonomi. Menurut laporan Telegraph, Catalonia punya kontribusi besar dari sisi pendapatan untuk Spanyol -lebih besar dari Madrid yang notabene ibu kota Spanyol. Kontribusi Catalonia kepada Spanyol bahkan dua kali lebih besar dari kontribusi Skotlandia untuk Inggris.

Video: ?Data & Fakta Menarik Gelaran Formula 1 GP Malaysia
 


(ACF)

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya
Barcelona 2017--2018

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya

3 hours Ago

Ernesto Valverde enggan jemawa dengan start positif Barcelona musim ini.…

BERITA LAINNYA
Video /