Referendum Catalonia

Reaksi Keras Guardiola Soal Insiden Referendum Catalonia

Achmad Firdaus    •    02 Oktober 2017 16:55 WIB
barcelona 2017--2018
Reaksi Keras Guardiola Soal Insiden Referendum Catalonia
Perwakilan pihak keamanan tengah berdialog dengan peserta aksi Referendum Catalonia (Foto: AFP PHOTO / CESAR MANSO)

Metrotvnews.com, Barcelona: Kericuhan yang terjadi di Catalonia sampai ke telinga Josep 'Pep' Guardiola. Meski saat ini berkarier di Inggris, Pep tak lantas diam. Dia justru memberikan komentar pedas.

Minggu 2 Oktober kemarin, kericuhan pecah di Catalonia yang melibatkan para peserta aksi referendum Catalonia dengan pihak kepolisian Spanyol.

Bentrokan tidak terhindarkan lantaran pihak kepolisian membubarkan secara paksa kegiatan pemungutan suara yang tengah dilakukan warga untuk mengetahui apakah mereka ingin tetap berada di bawah kekuasaan Spanyol atau justru memilih untuk merdeka.

Menurut rekaman yang beredar, aparat penegak hukum membubarkan massa dengan menggunakan pentungan dan peluru karet. Sementara itu, para pemilih dipindahkan secara paksa dari beberapa TPS. Akibat insiden tersebut, sebanyak 400 orang dilaporkan terluka dan harus mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit.

Guardiola pun geram mendengar insiden tersebut. Ia mengecam aksi para penegak hukum dan berharap pemerintah Spanyol bisa memberikan keadilan. 

"Spanyol akan coba menutupi kebenaran, tapi media di seluruh dunia akan menunjukkan kebenaran itu. Saya baca di El Pais (media Spanyol), mereka mengatakan bahwa orang-orang yang terluka adalah pihak keamanan. Terluka oleh apa? oleh para pesera pemungutan suara?" ujar Guardiola.
 

Baca: Bermain Tanpa Penonton, Barca Kerepotan Meladeni Permainan Las Palmas


"Yang terjadi justru sebaliknya. Orang-orang terluka oleh peluru karet yang merupakan barang ilegal di Catalonia. Mereka (pihak keamanan) bahkan mematahkan jari seorang wanita. Ada beberapa gambar dari hari ini yang tak terbantahkan," lanjutnya.

"Perdana Menteri Spanyol harus menjawab pertanyaan ini, karena ia adalah perdana menteri dari seluruh warga Spanyol," imbuhnya.

"Mengapa kita tidak bisa seperti Inggris, negara yang sudah lebih demokratis dari kita sejak beberapa abad lalu? Lagi pula, kita juga belum tahu apakan warga Catalonia benar-benar ingin merdeka atau tidak," tegasnya.

Selain membuat suasana kota mencekam, insiden tersebut juga memaksa pertandingan Barcelona kontra Las Palmas di Camp Nou digelar tanpa dihadiri penonton. Keputusan ini diambil dewan direksi Barcelona setelah sebelumnya otoritas sepak bola Spanyol mendesak agar pertandingan tetap digelar, dan mengancam akan memberikan hukuman pengurangan enam poin jika pertandingan ditunda.
 

Baca juga: Dukung Referendum Catalonia, Pique Siap Mundur dari Timnas Spanyol


Terkait hal ini, lagi-lagi Guardiola melontarkan kekecewaannya. Ia merasa, para petinggi Barcelona seharusnya tidak menggelar pertandingan tersebut sebagai bentuk rasa simpati atau dukugan mereka atas aksi para demonstran yang menuntut adanya referendum Catalonia.

"Saya tidak akan memainkan pertandingan itu. Meski seandainya pertandingan itu harus tetap digelar, maka tidak harus dengan kondisi tertutup (tanpa penonton)," tandasnya.

Terlepas dari insiden yang terjadi di luar Stadion, Barcelona sukses meraih kemenangan meyakinkan 3-0 lewat gol Sergio Busquets (49') dan sumbangan dua gol Lionel Messi (70' & 77').

Berkat kemenangan ini, Barca sukses memperpanjang rekor sempurna mereka di musim ini dengan meraih tujuh kemenangan beruntun. Dengan koleksi 21 poin, mereka kokoh di puncak klasemen sementara, unggul tujuh angka dari pesaing utamanya, Real Madrid yang masih tercecer di posisi lima.

Video: ?Rio Haryanto Jajal Formula E
 


(ACF)

Antonio Conte Balas Sindiran Keras Mourinho
Liga Champions 2017 -- 2018

Antonio Conte Balas Sindiran Keras Mourinho

20 hours Ago

Conte merasa Mourinho masih sering memperhatikan apa yang terjadi di Chelsea. Untuk itu, ia mem…

BERITA LAINNYA
Video /