Penggelapan Pajak, Ronaldo Diancam 23 Bulan Penjara

Muhammad Al Hasan    •    21 Januari 2019 23:06 WIB
soccertainmentcristiano ronaldoliga spanyol
Penggelapan Pajak, Ronaldo Diancam 23 Bulan Penjara
Cristiano Ronaldo dinyatakan bersalah atas kasus penggelapan pajak di Spanyol sebesar Rp104 miliar. (Foto: Tiziana FABI / AFP)

Ronaldo bakal menerima tuduhan penggelapan pajak sebesar Rp104 miliar yang dilakukannya pada periode 2011-2014. Dia bakal membayar nominal pajak yang digelapkannya, plus denda sebesar Rp5,6 miliar untuk menghindari ancaman penjara.

Madrid:
Cristiano Ronaldo diancam hukuman penjara 23 bulan menyusul tuduhan penggelapan pajak yang dilakukannya. Namun, demikian, ia tidak harus mendekam di balik jeruji besi.

Dikutip dari New York Post, Ronaldo telah setuju untuk mengaku bersalah atas tuduhan yang disangkakan kepadanya. Dia membenarkan telah menghindari pajak sebesar 5,7 juta pounds (Rp104 miliar), hasil dari pendapatan hak ciptanya sebagai pesohor pada periode 2011-2014. Ia menggunakan akun luar negeri untuk menyembunyikan pendapatannya dari otoritas pajak Spanyol.

Akibatnya, jaksa menuntut Ronaldo hukuman penjara 23 bulan  penjara. Meski begitu, Ronaldo bisa saja menghindar dari hukuman penjara. Sebab, dalam undang-undang perpajakan Spanyol, jika hukumannya di bawah dua tahun, ia tidak harus menjalani hukuman penjara, namun menggantinya dengan membayar denda.
 

Baca: Beto Goncalves Resmi ke Madura United


Hal inilah yang bakal dilakukan Ronaldo. Menurut harian Spanyol, ABC, Ronaldo bakal membayar jumlah pajak yang digelapkannya, plus tambahan denda USD400.000 (Rp5,6 miliar) untuk menghindarkannya dari hukuman penjara. Total, Ronaldo harus membayar sekitar 109,5 miliar. 

Sidang putusan terkait kasus penggelapan pajak Ronaldo bakal digelar Madrid pada Selasa 22 Januari besok. Ronaldo sendiri kabarnya bakal langsung terbang menggunakan jet pribadinya ke Ibu Kota Spanyol usai memperkuat Juventus menghadapi Chievo pada lanjutan Serie A Italia, Senin 21 Januari malam waktu setempat.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: ?Menanti Revolusi PSSI



(ACF)