Mengenal LaLiga eSports yang Kian Semarak

Alfa Mandalika    •    02 Maret 2018 17:20 WIB
soccertainment
Mengenal LaLiga eSports yang Kian Semarak
LaLiga eSports

Jakarta: Kompetisi sepak bola La Liga Spanyol punya tempat tersendiri bagi pencinta sepak bola dunia. Meski begitu, La Liga ingin lebih mendekatkan diri dengan generasi milenial melalui kampanye barunya: ‘Ini bukan sepak bola, tetapi La Liga’ (It is not football, it’s LaLiga). 

Demi memuluskan tujuan tersebut, La Liga memperkenalkan LaLiga eSports, yang akan memberikan pengalaman bermain game olahraga yang baru kepada para penggemar game. Terkait hal ini, La Liga berencana menghadirkan beberapa proyek dalam beberapa bulan ke depan dan akan memadukan dunia sepak bola dan dunia eSports yang mengasyikan. 

Kerja keras, daya saing, dan kerja sama tim adalah beberapa nilai atau ciri utama yang dimiliki oleh sepak bola dan juga oleh eSports. Ciri-ciri tersebut dapat ditunjukkan dalam proyek ini oleh gamer yang mencintai sepak bola atau orang yang menginginkan karakteristik tersebut.

Dari segi hiburan, sepak bola dan eSports menawarkan konten yang beragam kepada para penggemarnya. Upaya La Liga untuk menjangkau para penggemar sepak bola maupun eSports bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para sponsor yang tertarik untuk berinvestasi di sektor eSports. 

Kesempatan untuk berinvestasi di proyek yang melibatkan La Liga memberikan jaminan yang dibutuhkan oleh para sponsor ini. Dalam beberapa tahun terakhir, La Liga telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam inovasi teknologi dan digital serta mengadaptasi dan mengimplementasi berbagai kemajuan teknologi di sektor sepak bola. 

Perjalanan La Liga di sektor eSports dimulai dengan pengalaman kerja sama antara La Liga dengan EA Sports. Selain itu, La Liga memiliki lebih dari 10 lisensi game dunia dan tiga game yang dikembangkan sendiri, yaitu Head Soccer (lebih dari 50 juta unduhan dalam tiga tahun), La Liga Fantasy MARCA (lebih dari 200,000 pengguna per hari), dan Head Soccer Heroes.

Baca: Fakta Menarik usai City Pecundangi Arsenal 


Berdasarkan hasil penelitian Pemirsa eSports Spanyol (Spanish eSports Audience) edisi kedua, rata-rata penggemar eSports adalah pria berusia 25-34 tahun yang merupakan pengguna media sosial dan menghabiskan rata-rata lima jam sehari secara online. Tipe penggemar eSports cenderung mengikuti teknologi terkini dan memiliki tingkat pendidikan  menengah ke atas. 

Asosiasi Video Game Spanyol (Spanish Association of Video Games/AEVI) memperkirakan bahwa dampak ekonomi global terhadap industri ini akan
melebihi USD1 miliar pada tahun 2020. Menurut sebuah studi yang dirilis oleh Play The Game, agensi yang mengkhususkan diri di sektor gaming, total pendapatan yang dihasilkan oleh Spanyol dari sektor eSports mencapai angka 4,5 juta euro pada 2016.

Di tingkat dunia, Newzoo, sebuah perusahaan konsultan terkemuka di bidang eSports, menyatakan bahwa pendapatan global di sektor eSports mencapai USD492,7 juta dengan jumlah penonton yang semakin menjanjikan, dan pendapatan ini diperkirakan akan terus meningkat. 

Newzoo juga melaporkan bahwa penonton eSports di seluruh dunia sudah melebihi 250 juta pada tahun 2016, baik penonton setia maupun penonton tidak rutin. Penelitian yang sama juga menyatakan bahwa jumlah penggemar eSports di seluruh dunia adalah sekitar 191 juta pada 2017 dan diprediksi akan mencapai 286 juta orang pada 2020.

Tahap pertama proyek LaLiga eSports akan diluncurkan secara nasional di seluruh Spanyol dan akan segera dapat dinikmati oleh para penggemar di seluruh dunia. Inisiatif ini akan menciptakan elemen baru yang menarik dan bisa memuaskan para penggemar olahraga dan pencinta teknologi. (RO)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Pemulihan Cedera Neymar Bisa Capai 3 Bulan


(ASM)


Video /