Pada Hari Ini

1925: Reaksi atas Rezim Rivera yang Nyaris Membuat Barcelona Bangkrut

A. Firdaus    •    14 Juni 2017 08:52 WIB
pada hari ini
1925: Reaksi atas Rezim Rivera yang Nyaris Membuat Barcelona Bangkrut
Penonton yang memadati stadion Camp de Les Corts. (Foto: Ist)

Metrotvnews.com, Jakarta: Klub raksasa Barcelona pernah merasakan berada di ambang kebangkrutan. Kenangan pahit itu mereka alami lantaran hanya gara-gara menggelar laga persahabatan.

Pada 14 Juni 1925, Barca menggelar laga persahabatan kontra salah satu klub lokal, Jupiter. Pertandingan ini diniatkan untuk menghormati Orfeo Catala. Paduan suara amatir yang berbasis di Barcelona dan berdiri pada 1981. Paduan suara ini telah menjadi bagian budaya Barca.

Kebetulan sebuah kapal Angkatan Laut Inggris berlabuh di pelabuhan Barcelona. Manajer Barca yang juga orang Inggris, Ralph Kirby mengajak band di kapal itu untuk tampil pada laga yang digelar di Stadion Camp de Les Corts.

Klik di sini: Luis Milla Berharap Menggelar Uji Coba di Yogyakarta Lagi

Sebelum laga dimulai, band ini menyanyikan lagu kebangsaan Spanyol 'Royal March'. Namun lagu itu mendapat cercaan oleh penonton yang hadir di stadion. Seperti diketahui, di Barcelona lagu ini banyak dicemooh oleh warga lokal.

Setelah lagu itu dinyanyikan dan mendapatkan banyak cemoohan, band tersebut kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Inggris 'God Save the King'. Respon berbeda ditunjukkan publik Barca, yang banyak bertepuk tangan.

Laga persahabatan yang dibumbui lagu-lagu tersebut ternyata didengar ke telinga pemerintahan Spanyol. Pada waktu itu, Spanyol di bawah rezim Miguel Primo de Rivera. Pemimpin diktator yang dikenal sangat membenci kehadiran Katalan. Bahkan sampai-sampai bahasa Katalan dikekang olehnya.

Geram dengan adanya pertandingan persahabatan itu lantaran dianggap sebagai protes kediktatoran rezim Rivera, akhirnya Barca didenda dan harus menutup stadion selama enam bulan. Termasuk memaksa presiden klub saat itu, Joan Gamper untuk mundur dari jabatannya.

Klik di sini: Inggris Gagal Permalukan 10 Pemain Prancis

Lantaran tidak dapat bermain, Barca nyaris bangkrut. Namun masa kelam itu hanya berlaku sementara, karena klub yang berdiri pada 117 tahun lalu itu kembali hidup nadinya.

Ini tak lepas dari pendukung setia mereka dan bank lokal yang berinisiatif untuk membantu memberikan dana, demi bisa menghidupkan kembali klub kesayangan mereka.

Masa kelam itu ternyata menjadi batu loncatan Barca menuju ke sepak bola yang profesional. Pada 1926, para direktur Barca secara terbuka mengklaim untuk pertama kalinya mengoperasikan klub sepak bola yang profesional.

FIFA Pastikan Piala Dunia 2022 Tetap Digelar di Qatar
 


(FIR)

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain
Bursa Transfer Pemain

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain

15 hours Ago

Arsenal masih dipusingkan dengan isu masa depan para pemainnya. Selain Alexis Sanchez, The Gunn…

BERITA LAINNYA
Video /