Neymar Tidak 'Berdosa', Cuma Beda Gaya Main

Hilman Haris    •    07 Februari 2017 16:45 WIB
barcelona 2016--2017
Neymar Tidak 'Berdosa', Cuma Beda Gaya Main
Tugas baru dari Luis Enrique ternyata punya andil atas penurunan jumlah gol Neymar pada musim ini.

Metrotvnews.com, Barcelona: Neymar Jr sedang menjadi sorotan. Performa mengecewakan bersama Barcelona di semua ajang pada musim ini menjadi penyebabnya.

Neymar makin tenggelam dalam kubangan kritik setelah dua rekannya di lini depan, Luis Suarez serta Lionel Messi mampu mencetak 22 dan 30 gol untuk Barcelona hingga kompetisi 2016--2017 melewati separuh jalan. 

Pada saat yang bersamaan, Neymar justru cuma sembilan kali melesakkan gol ke gawang lawan. Sebuah fakta yang dinilai tak lazim. Maklum, Neymar mampu menorehkan 83 gol sejak 2013 hingga 2016. 

Mirisnya, gol milik Neymar masih kalah dari Arda Turan. Sebagai gelandang, Turan mampu mencetak 13 gol pada musim ini. 

Lantas, kenapa sumbangsih gol Neymar bisa anjlok?

Setelah ditelisik, tugas baru dari Luis Enrique ternyata punya andil atas penurunan jumlah gol Neymar pada musim ini. Di atas kertas, Neymar memang diposisikan sejajar dengan Suarez dan Messi di lini depan. 

Namun dalam praktiknya, Neymar harus turun membantu pertahanan saat tim ditekan lawan. Neymar pula yang mengawal sisi kiri pertahanan Blaugrana ketika Jordi Alba, Lucas Digne, atau Andres Iniesta merangsek ke kotak penalti lawan.

Enrique tidak memberi perintah itu kepada Suarez dan Messi. Sejak awal pertandingan, kedua striker hanya perlu fokus menggedor pertahanan lawan. 

Sebuah perbedaan kecil namun memberikan efek signifikan. Ketidakharusan turun hingga separuh lapangan membuat fisik Suarez dan Messi tak terkuras. Alhasil, mereka memiliki tenaga ekstra untuk mencetak gol setiap kali Barcelona melancarkan serangan.

Performa musim ini sebetulnya makin membuktikan status Neymar sebagai seorang pesepak bola profesional tulen. Apakah Anda pernah mendengar sang striker melontarkan komentar negatif karena diberi tugas ganda? Rasanya tidak. Justru, tugas baru membuat Neymar makin termotivasi unjuk gigi di atas lapangan.

Dari data Squawka, rapor Neymar cukup mentereng saat bertugas sebagai inside forward yang rajin bertahan. Dari 17 laga di La Liga Spanyol 2016--2017, ia sukses menghasilkan 24 tackle dan lima kali memenangi duel udara.



Berkat dua catatan itu, Squawka memberinya 186 poin. Nilai itu tertinggi di La Liga musim ini. Jauh mengalahkan Messi yang cuma mengoleksi 105 poin.

Kontribusi Neymar sebagai 'pelayan' juga tak kalah apik. Bahkan, ia berada di posisi teratas dalam hal menciptakan peluang mencetak gol, assist, persentase akurasi umpan, dan jumlah umpan akurat per pertandingan. 


Squawka memberi Neymar nilai 244 setelah menghasilkan tujuh assist, 8 key passes, dan 178 umpan akurat dari lima kali penampilan di Liga Champions musim ini. Nilai Neymar lebih tinggi dari penyerang Dortmund, Ousmane Dembele, striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dan gelandang Arsenal, Mesut Oezil.

Tugas seorang striker memang mencetak gol. Namun Neymar bukan striker biasa. Ia lebih dari itu. Neymar tipe striker yang mau melakukan tugas apapun demi menciptakan keseimbangan di taktik Enrique. Oleh karena itu, sudah selayaknya sang pemilik nomor 11 di Barcelona tersebut mendapat kredit khusus. Bukan justru sorotan dan kritikan tajam hanya karena tidak mencetak gol sebanyak Messi atau Suarez.


(HIL)

"Mesin" Barcelona yang Bisa Hancurkan PSG

1 day Ago

Dani Alves percaya Barcelona memiliki "mesin" yang mampu menghasilkan perubahan menak…

BERITA LAINNYA
Video /