Kualifikasi Piala Dunia 2018

'Virus' FIFA dan Kompensasi untuk Klub

A. Firdaus    •    10 Oktober 2016 16:24 WIB
kualifikasi piala dunia 2018
'Virus' FIFA dan Kompensasi untuk Klub
Neymar da Silva Santos Junior (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jeda internasional bukan waktu yang baik untuk para klub top Eropa. Setidaknya itu tergambar dari yang terjadi akhir pekan ini.

Bagi para klub top Eropa, jeda Internasional bagaikan Virus FIFA. Tak sedikit dari klub top Eropa yang kecewa bahkan dibuat gigit jari usai para pemain mereka melakoni laga internasional bersama negara masing-masing. Pasalnya, mereka harus mendapat kabar buruk karena para pemain andalan harus menepi lantaran mengalami cedera.

Seperti yang dialami Barcelona. Sekiranya ada tujuh laporan yang datang mengenai bintang mereka yang mengalami cedera. Bek Jordi Alba yang mengalami cedera hamstring saat Spanyol bersua Italia. Akibatnya, pemain yang berposisi sebagai fullback kiri ini harus masuk ke ruang perawatan selama 10 hari.

Kemudian giliran full back Sergi Roberto. Dia tak menjalani latihan jelang Spanyol menghadapi Albania. Sementara kiper Barca yang bermain untuk timnas Belanda, Jasper Cillesen juga mengalami cedera engkel. Bintang Barca, Neymar juga terancam tak bisa kembali dalam kondisi fit. Membela Brasil saat menghadapi Bolivia pada Kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, wajah Neymar berlumuran darah.

Baca: Riccardo Montolivo Cedera, AC Milan Dapat Kompensasi dari FIFA


Tak hanya Barca, dua klub Liga Italia Serie-A, AC Milan dan Napoli harus kehilangan bintang mereka. Rossoneri tak bisa memainkan Riccardo Montolivo selama enam bulan karena mengalami cedera usai membela Italia saat bermain imbang 1-1 dengan Spanyol.

Senasib dengan Milan, Napoli juga terpaksa menepikan bintang anyar mereka,  Arkadiusz Milik. Penyerang yang sedang naik daun ini mengalami cedera saat mengantarkan kemenangan Polandia atas Denmark akhir pekan lalu.

Baca: Napoli Dipastikan Kehilangan Arkadiusz Milik Selama Enam Bulan


Untuk mengantisipasi merebaknya kemarahan yang dilontarkan para klub top Eropa, FIFA pun membuat keputusan. Di bawah aturan perlindungan, badan tertinggi sepak bola dunia itu akan membayar gaji setiap pemain yang mengalami cedera akibat tugas bersama negaranya. Dengan catatan, cedera tersebut membuat pemain tak bisa tampil untuk klub setidaknya 28 hari beruntun.

FIFA akan membayar gaji pemain dengan nilai maksimum 7,5 juta euro (Rp108 miliar) maksimal selama 365 hari. Montolivo sendiri bakal menepi setidaknya enam bulan untuk memulihkan cederanya dan Rossoneri akan terbebas dari pembiayaan gaji pemain tersebut.

Mungkinkah keputusan tersebut sebanding dengan apa yang diterima klub. Mengingat klub juga harus merawat para pemain mereka tanpa bantuan dari FIFA.

Video: Pentingnya Sport Science di Sepak Bola
 


(FIR)

Video /