Kesuksesan Jerman

Jerman Berjaya, Sinyal Juara di Piala Dunia 2018?

Alfa Mandalika    •    03 Juli 2017 17:46 WIB
timnas jermanpiala eropa u21piala konfederasi 2017
Jerman Berjaya, Sinyal Juara di Piala Dunia 2018?
Jerman merayakan gelar Piala Konfederasi. (Foto:FIFA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga hari terakhir, timnas Jerman menggondol dua gelar bergengsi. Menariknya, gelar tersebut dihasilkan oleh skuat muda Der Panzer.

Gelar perdana yang dikantongi Jerman ialah Piala Eropa U-21. Bermain impresif sepanjang turnamen, mereka tampil klimaks dengan menumbangkan tim favorit Spanyol, 1-0.

Awalnya, Spanyol lebih diunggulkan lantaran dihuni oleh pemain yang lebih dikenal. Akan tetapi, Jerman mampu membalikkan prediksi banyak kalangan. Adalah Mitchell Weiser yang menjadi penentu kemenangan Jerman atas Spanyol. Sampai pertandingan usai, Jerman memastikan menyegel gelar juara.

Itu merupakan gelar kedua Jerman di ajang Piala Eropa U-21. Sebelumnya, mereka keluar sebagai juara pada 2009. Sementara itu, ini menjadi kegagalan ketiga Spanyol di final Piala Eropa U-21. Sebelumnya mereka menjadi runner-up pada 1984 dan 1996.

Dua hari berselang, giliran Piala Konfederasi yang diraih Der Panzer. Mirip dengan Jerman U-21, rata-rata pemain yang tampil di Piala Konfederasi berusia 20 - 24 tahun.

Sempat mendapatkan kritikan lantaran urung membawa pemain-pemain senior, pelatih Joachim Loew tak bergeming. Ia bisa membuktikan bahwa skuat muda Jerman mampu mengalahkan nama-nama besar yang membela para pesaing.

Teranyar, Jerman menundukkan Cile yang diperkuat oleh sejumlah pemain senior. Meski kerap ditekan, Jerman bermain taktis dan mencuri satu gol lewat aksi Lars Stindl. Gelar ini sekaligus menjadi pertama kalinya untuk Jerman sejak mengikuti Piala Konfederasi sejak 1992.

Keberhasilan di dua turnamen ini seakan memberikan sinyal bahwa setiap negara harus mewaspadai Jerman di Piala Dunia 2018. Setidaknya, Joachim Loew tinggal mencocokan siapa pemain yang ditempatkan untuk mengisi skuat senior untuk Piala Dunia di Rusia tahun depan.

Baca: Jerman Sabet Gelar Piala Konfederasi 2017


Semangat Loew tak pernah padam
Tidak bisa dipungkiri, kesuksesan Jerman tak lepas dari tangan dingin Loew. Ia seakan sudah tahu bahwa para pemain akan matang pada waktunya. Terlihat dari cara dia membentuk tim. Tidak ada keraguan menempatkan pemain muda dan tidak menghiraukan pemain yang lebih senior. Terbukti, ia mampu menempatkan dua striker muda Timo Werner dan Lars Stindl sebagai pemain berbahaya.

Sementara itu, posisi gelandang yang biasanya dihuni oleh Mesut Oezil, Toni Kroos, dan Sami Khedira, mulai digeser. Ia memercayakan posisi tersebut kepada Leon Goretzka (22) dan Sebastian Rudy (27).


Joachim Loew. (Foto: AFP/ Franck Fife)

"Kami telah menciptakan alternatif. Itu adalah salah satu tujuan utama di turnamen ini. Untuk memberi para pemain muda pengalaman dalam permainan dan situasi seperti ini," kata Loew.

Berbicara soal formasi, Loew memperkuat formasi dengan skema 3-4-2-1. Ia mengarahkan para pemain untuk menekan secara agresif, gegenpressing, dan menjaga kedalaman. Terbukti, Jerman tampil oke ketika menyerang dan solid ketika bertahan.

Baca: Libas Spanyol, Jerman Sukses Juara Piala Eropa U-21


Loew juga punya pondasi yang kokoh kepada Jerman. Terlihat dari kinerja skuat Jerman U-21. Ia juga mengingatkan kepada pemain muda Jerman agar tidak berpuas diri usai menjuarai Piala Eropa U-21.

"Bagi para pemain muda, pekerjaan baru saja dimulai. Mereka harus berjuang dan bermain di tingkat yang lebih tinggi. Meski kami menjadi juara Eropa U-21 dan Piala Konfederasi, itu bukan jaminan untuk menjadi juara dunia pada tahun depan," tegas Loew.

Mencermati apa yang sudah dipersiapkan Loew untuk tim muda Jerman, penulis merasa gelar Piala Dunia 2018 bukan mustahil. Saat ini, mereka tinggal menjaga ritme permainan dan berusaha tampil konsisten. 

Loew juga bisa mengombinasikan para pemain yang bergabung di Jerman U-21 dengan skuat Jerman di Piala Konfederasi. Dan tentu saja, peran pemain senior juga masih diperlukan untuk mengarungi turnamen sebesar Piala Dunia 2018.

Video: Jerman Juara Piala Konfederasi 2017
 


(ASM)