Liga Champions 2016 -- 2017

Catatan yang Mengiringi Matchday Perdana Liga Champions 2016 -- 2017

Alfa Mandalika    •    13 September 2016 17:28 WIB
liga champions 2016--2017
Catatan yang Mengiringi <i>Matchday</i> Perdana Liga Champions 2016 -- 2017
Trofi Liga Champions. (Foto: AFP/ Pierre-Philippe Marcou)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mulai tengah pekan ini, persaingan fase grup Liga Champions 2016 -- 2017 dimulai. 32 tim Eropa bakal saling unjuk kualitas demi meraih prestasi di pentas paling bergengsi di benua biru.

Real Madrid yang menjadi juara bertahan, dipastikan takkan melangkah mulus. Sebab, para tim pesaing sudah menyiapkan diri sekaligus komposisi pemain untuk bersaing dengan El Real.

Barcelona, Bayern Muenchen, Juventus, Atletico Madrid, dan Manchester City siap memberikan perlawanan maksimal untuk merebut trofi Si Kuping Besar. Khusus untuk nama tim terakhir, mereka sudah mendatangkan pelatih anyar sekaliber Josep Guardiola. Pelatih yang sudah kenyang pengalaman di Eropa itu diharapkan bisa membawa perubahan besar bagi The Citizens.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Dini Hari Nanti

Menarik ditunggu juga, bagaimana kiprah juara Liga Primer Inggris Leicester City. Di tengah nama-nama besar tim Eropa, apakah The Foxes bisa membuat kejutan dalam debutnya di pentas Eropa?

Well, sebelum menyaksikan pertandingan seru mulai dini hari nanti, ada beberapa catatan menarik yang mengiringi matchday pertama fase grup Liga Champions 2016 -- 2017:

1. Tim favorit menatap tiga poin perdana
Barcelona, Real Madrid, Bayern Muenchen, dan Manchester City memulai laga perdana di kandang sendiri. Keempat tim tersebut berpeluang untuk menyabet tiga poin. Tanpa mengurangi rasa hormat dengan calon lawan, rasanya keempat tim favorit itu bakal mulus mendapatkan tiga poin.

Barcelona bersua dengan Celtic, City berhadapan dengan Borussia Moenchengladbach, Bayern menghadapi FK Rostov, dan Madrid berjumpa Sporting Lisbon. Di atas kertas, keempat tim tersebut lebih unggul. Namun, mereka juga harus mewaspadai permainan nothing to lose dari para pesaing. Pasalnya, kemungkinan tim unggulan terjungkal masih ada.

Selain keempat tim di atas, beberapa tim bakal menghadapi lawan yang tidak mudah. Sebut saja Atletico Madrid, Paris Saint Germain, dan Juventus. Pasukan Diego Simeone bentrok dengan PSV Eindhoven. Lalu, PSG akan kedatangan Arsenal, serta Juventus meladeni Sevilla.

2. Duo Debutan Siap Berikan Kejutan
Bagi Anda pencinta Leicester City, fase grup Liga Champions musim ini menjadi momen yang dinantikan. Bagaimana tidak. Untuk pertama kalinya, Leicester menembus penyisihan grup. Itu artinya, tim besutan Claudio Ranieri bakal bersaing dengan tim-tim elite Eropa lainnya.

Masih teringat di benak kita bagaimana impresifnya performa Jamie Vardy dkk di Liga Primer Inggris musim lalu. Mereka tak gentar sedikit pun dengan nama-nama besar tim Inggris. Terbukti, mereka mampu menyodok ke papan atas dan menjuarai Liga Primer Inggris. Sontak, nama Vardy, Riyad Mahrez, Wes Morgan, dan Claudio Ranieri ramai menjadi pemberitaan.

Kini, motivasi itu coba dibangkitkan kembali. Namun, kali ini atmosfernya dipastikan berbeda. Bukan hanya tim Inggris, tetapi tim terbaik dari seluruh Eropa bakal dihadapi The Foxes. Demi menghadapi persaingan yang ketat, manajemen Leicester berupaya memboyong pemain anyar seperti Ahmed Musa dan Islam Slimani.

Leicester memulai perjuangannya pada fase grup dengan menghadapi Club Brugge. Leicester wajib meraih kemenangan untuk menjaga kepercayaan diri menatap laga-laga selanjutnya.

Tidak hanya Leicester, tim Rusia, FK Rostov juga tampil perdana pada fase grup Liga Champions. Namun, rintangan sulit langsung dihadapi FK Rostov. Mereka bakal menghadapi Bayern Muenchen di Stadion Allianz Arena.

Perjuangan FK Rostov tidak berbeda jauh dengan Leicester. Nyaris terdegradasi, FK Rostov bisa bangkit dan tampil di penyisihan grup Liga Champions.

Baca: Preview Bayern Muenchen vs Rostov: Mewaspadai Kejutan sang Debutan

3. Ujian Jorge Sampoli
Jorge Sampoli baru beberapa minggu menukangi Sevilla. Namun, tugas berat langsung diperhadapkan kepada pelatih asal Argentina itu. Ya, Sevilla bakal menyambangi markas Juventus pada Kamis 15 September.

Sampoli yang sebelumnya melatih timnas Cile mengambil alih pekerjaan Unai Emery yang hengkang ke Paris Saint Germain (PSG). Namun, skuat yang ditinggalkan Emery cukup timpang. Sebab, sejumlah pemain memilih hengkang dari Sevilla. Sebut saja Ever Banega, Grzegorz Krychowiak, Kevin Gameiro, Coke, dan Yevhen Konoplyanka. Mereka mengikuti jejak Emery pindah ke tim lain.

Namun, Sampaoli enggan meratapi situasi terkini skuatnya itu. Ia bakal memanfaatkan komposisi skuat yang ada untuk menghadapi gaya permainan Si Nyonya Tua. Nama-nama pemain seperti Franco Vazquez, Luciano Vietto, Wissam Ben Yedder, Samir Nasri, Paulo Henrique Ganso, Hiroshi Kiyotake, Pablo Sarabia, Salvatore Sirigu, Gabriel Mercado dan Matias Kranevitter telah merapat ke Sevilla dan siap memberikan kualitas terbaik. 

4. Jangan Ada Main Mata
Olympique Lyon kembali bersua dengan Dinamo Zagreb pada fase grup Liga Champions 2016 -- 2017. Pertemuan kedua tim ini mengingatkan kejadian pada lima tahun silam.

Ketika itu, Ajax Amsterdam berpeluang lolos lantaran sudah mengoleksi delapan poin dan selisih gol +3 (6-3) serta bercokol di posisi kedua. Sementara, Lyon berada di posisi ketiga dengan mengemas nilai lima poin dan selisih gol -4 (2-6).

Namun, ketika melakoni laga terakhir grup, ada kejadian yang memicu kontroversial. Pasalnya, Lyon berhasil unggul dengan skor 1-7 atas Dinamo Zagreb. Sementara, di tempat yang lain, Ajax kalah dari Real Madrid dengan skor 3-0. Alhasil, yang berhak menemani Madrid ialah Lyon.

Usai laga, ada temuan bahwa para pemain Lyon bermain mata dengan Zagreb. Bahkan, ada temuan terkait suap yang diterima pihak Zagreb agar Bafetimbi Gomis leluasa menciptakan empat gol.

Temuan itu sempat dilaporkan kepada UEFA, akan tetapi federasi sepak bola Eropa itu urung menindaklanjuti laporan tersebut dan bersikeras tidak ada main mata antara Zagreb dengan Lyon.

5. Rintangan Pertama Spurs di Stadion Wembley
Tottenham Hotspur bakal menggunakan Stadion Wembley sebagai markas selama mengarungi Liga Champions 2016 -- 2017. Sebab, Stadion White Hart Lane sedang dalam tahap renovasi. Sehingga, stadion tersebut diistirahatkan jika bertanding di ajang Liga Champions. 

Lawan pertama yang dihadapi Harry Kane dkk adalah AS Monaco. Tentu, menghadapi pimpinan klasemen Ligue 1 tidak mudah. Spurs harus pintar mengantisipasi serangan spartan khas AS Monaco. Tim polesan Leonardo Jardim dipastikan takkan membiarkan Spurs mengekploitasi lini pertahanannya.

Spurs juga harus mewaspadai Radamel Falcao dan Joao Moutinho. Meski sudah tidak muda lagi, dua pemain yang sarat pengalaman bisa memberikan kenangan buruk bagi Spurs. Kedua tim dijadwalkan bakal bertemu pada Kamis 15 September dini hari WIB.

Video: PSG Turunkan Pilar Utama saat Menjamu Arsenal

 


(ASM)

Hummels Berpacu dengan Waktu Demi Tampil Lawan Atletico
Jelang Atletico Madrid vs Bayern Muenchen

Hummels Berpacu dengan Waktu Demi Tampil Lawan Atletico

8 hours Ago

Bek Bayern Muenchen, Mats Hummels berpacu dengan waktu untuk menyembuhkan cedera demi bisa tamp…

BERITA LAINNYA
Video /