Bayern Muenchen 2017 -- 2018

Berharap kepada Opa Jupp Heynckes

Alfa Mandalika    •    09 Oktober 2017 16:03 WIB
bayern muenchen 2017--2018
Berharap kepada Opa Jupp Heynckes
Jupp Heynckes. (Foto: AFP/Christof Stache)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nama Jupp Heynckes tidak mungkin dilupakan oleh segenap fan Bayern Muenchen. Apalagi saat dia mempersembahkan treble winners bagi Bayern pada 2012 -- 2013. Tentu, prestasi itu takkan lekang oleh waktu.

Pascamundur dari Bayern pada 2013, Heynckes tidak sering terdengar. Pria 72 tahun itu memutuskan untuk tidak melatih klub mana pun.

Namun, tepat pada 6 Oktober waktu Muenchen, nama Heynckes ramai diperbincangkan. Musababnya, ia dikontrak kembali oleh Bayern usai klub itu memecat Carlo Ancelotti.

"Jupp Heynckes akan mengambil alih jabatan kepala pelatih #FCBayern sampai akhir musim ini," tulis sebuah pernyataan dalam Twitter resmi Bayern Muenchen.

Meski hanya diberi tugas sampai akhir musim, tetapi pekerjaan tak mudah sudah menunggu Heynckes. Sudah menunggu di depan mata bagaimana caranya untuk memberikan kemenangan yang konsisten untuk Die Roten.

Saat ini, Bayern berada di posisi kedua klasemen Bundesliga. Mereka baru mengemas 14 poin dari tujuh pertandingan yang sudah dilakoni. Tercatat, Bayern baru meraih empat kemenangan, dua kali imbang, dan sekali kalah. Pertandingan selanjutnya ialah melawan Freiburg pada 14 Oktober.

Baca: Resmi, Heynckes Kembali Tangani Bayern Muenchen


Beban Heynckes
Heynckes kembali pulang. Ya, Heynckes melatih Bayern untuk keempat kalinya sepanjang karier kepelatihan pria kelahiran Moenchengladbach itu.

Namun, berharap Heynckes langsung memberikan dampak positif rasanya tidak bijak. Sebab, dia harus mencari formula yang pas sepeninggal Ancelotti.

Apalagi, Heynckes tidak ada aktivitas melatih klub selama empat tahun belakangan ini. Tentu, akan ada suara sumbang yang mempertanyakan kapasitas Heynckes.

Belum lagi, dia akan menghadapi masalah-masalah yang ada di dalam tim. Sebagai contoh, saat Heynckes bertugas di Bayern empat tahun lalu, pemain seperti Manuel Neuer dan Jerome Boateng tidak pernah mengalami cedera seperti saat ini.

Lalu, di lini tengah era Heynckes masih diperkuat  Bastian Schweinsteiger. Gelandang pekerja keras yang kerap menjadi pembeda.  Kini, sosok Schweni sudah tidak ada. Heynckes juga harus menghadapi gangguan cedera yang dialami Franck Ribery dan inkonsisten yang melanda Arjen Robben. Oleh karena itu, membentuk komposisi terbaik sampai delapan bulan ke depan bukan perkara mudah.

Baca: Heynckes Dinilai Sosok yang Tepat untuk Bayern Muenchen


Apa yang harus dikerjakan Heynckes?
Saat ini, Heynckes tidak boleh menunda membereskan masalah yang ada di dalam tim. Bermodalkan pengalamannya bersama Bayern, dia dikenal bisa mengatur pemain dan memberikan sistem yang cocok untuk para pemain.

Lalu, Heynckes harus membuat pertahanan menjadi responsif. Pastikan juga, di lini tengah tidak ada celah seperti yang terjadi belakangan ini. Tidak kalah penting, Heynckes wajib membuat suasana yang dinamis di lini depan agar tidak bergantung kepada individu.

Heynckes juga punya peran yang sangat terasa di ruang ganti. Dia bisa memberikan pengaruh kepada anak asuhnya. Setidaknya, mengingatkan agar formasi yang sudah disiapkan dan disusun bisa berjalan dengan mulus.

Heynckes memiliki kepercayaan dari pihak manajemen. Itu terlihat dari usaha dewan klub yang berusaha membawanya kembali. Apabila Heynckes gagal memenuhi ekspektasi, dirinya mungkin tidak terlalu merasa bersalah.

Well, terlepas dari semua masalah yang menunggu Heynckes, segenap fan pasti menyambutnya dengan tangan terbuka. Selain itu, tidak ada yang melarang untuk berharap kepada tangan dingin Opa Jupp Heynckes.

Video: Timnas U-19 Menang 3-0 atas Thailand


(ASM)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

59 minutes Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /