Debut Guardiola di Manchester City

Ini Liga Inggris, Pep!

Achmad Firdaus    •    08 April 2017 01:41 WIB
manchester city 2016--2017
Ini Liga Inggris, Pep!
Foto: AFP PHOTO / Pascal GUYOT

Liga Primer Inggris tampaknya pantas disebut sebagai liga yang paling sulit di dunia. Setidaknya, ungkapan tersebut tengah dirasakan oleh Josep 'Pep' Guardiola.

Guardiola baru musim ini merasakan kerasnya persaingan di negeri Ratu Elizabeth. Menyandang predikat salah satu pelatih terbaik dunia, Guardiola menerima pinangan Manchester City.

Harapan tinggi pun mengiringi kedatangannya ke Etihad Stadium. Guardiola yang punya rekam jejak cemerlang bersama Barcelona dan Bayern Muenchen diyakini akan mampu membawa City jadi juara.

Asa pendukung City makin membuncah tatkala City tampil perkasa di awal musim. Enam laga diakhiri The Sky Blues dengan sempurna, termasuk mengalahkan rival sekota, Manchester United di Old Trafford. Nama Guardiola pun makin dielu-elukan.



Bulan madu Guardiola bersama City akhirnya berakhir di pekan ketujuh saat melawan ke White Hart Lane. Tiki-taka Guardiola tidak ampuh untuk meredam permainan cepat Tottenham Hotspur. Gol bunuh diri Aleksandr Kolarov dan Dele Alli memberikan kekalahan perdana buat Guardiola.
 

Baca: Di Manchester City, Guardiola Menjalani Musim Terburuk sebagai Pelatih


Kekalahan tersebut tampaknya cukup mengganggu psikologi Guardiola. Usai laga itu, ia hanya mampu membawa City meraih tiga kemenangan dalam delapan laga. Bahkan, dalam periode tersebut, Guardiola harus menerima timnya kalah dua laga secara beruntun (vs Chelsea dan Leicester City).

City yang sempat dibawanya menduduki puncak klasemen, mulai kesulitan bersaing dan melorot ke posisi empat di pekan ke-15. Sejak saat itu, Guardiola mulai menyadari bahwa Liga Primer Inggris tidak sama dengan La Liga dan Bundesliga di mana masih ada kesenjangan antar tim.

Di sini, kekuatan setiap tim bisa dikatakan merata. Tim-tim kecil yang tidak memiliki banyak pemain bintang pun bisa memberikan kesulitan. Hasil imbang 0-0 kontra Stoke City adalah salah satu buktinya.

Konsistensi menjadi kunci utama untuk menaklukkan Liga Primer Inggris. Dan sejauh ini Guardiola belum mampu memberikan itu, meski ia sudah memutar otak dengan beberapa kali mengutak-atik formasi.



Mulai dari pakem favoritnya, 4-3-3, 4-1-4-1 hingga 3-4-2-1 dicoba demi mendapatkan hasil terbaik. Tercatat, hingga tulisan ini dibuat, Pep sudah memainkan tujuh formasi berbeda, tapi belum ada yang mampu membuat City tampil superior.

Di laga terakhir ketika bertandang ke markas Chelsea, tengah pekan lalu, Guardiola memasang pola 4-2-3-1 dengan harapan bisa membalaskan kekalahan pada pertemuan pertama di mana saat itu ia memainkan pola 3-4-2-1.

City memang mampu tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 57% dan memiliki lebih banyak peluang ketimbang Chelsea. Tapi, hasilnya sama saja. Chelsea mampu tampil lebih efektif. Dua shoot on target yang dilepaskan Chelsea sukses dikonversi menjadi gol. Sementara itu hanya mampu mencetak satu gol dari total delapan shoot on goal.

Kekalahan ini makin terasa menyakitkan buat Guardiola. Sebab, dalam karier kepelatihannya, ini adalah kali pertama ia menelan enam kekalahan dalam satu musim -bahkan berpotensi bertambah mengingat musim ini masih menyisakan tujuh laga.



Peluang City untuk terus bersaing memperebutkan gelar juara pun kian menipis, bahkan hampir bisa dikatakan pupus lantaran kini mereka terpaut 14 poin dari Chelsea.

Reputasi Guardiola sebagai salah satu pelatih terbaik dunia pun terancam tercoreng. City berpotensi mengakhiri musim ini tanpa satu pun gelar juara mengingat mereka juga sudah tersingkir di ajang Piala Liga Inggris dan Liga Champions.
 

Baca juga: City Ingin Tukar Mangala dengan Jose Gaya


Di luar Liga Primer Inggris, peluang terbesar Guardiola untuk menyelamatkan reputasinya ada di ajang Piala FA di mana mereka akan berhadapan dengan Arsenal di semifinal.

Jika gagal membawa City melewati adangan Arsenal, maka, Guardiola harus siap-siap menciptakan rekor buruk baru dalam kariernya; untuk kali pertama gagal memberikan gelar juara di musim perdana.

Video: ?Chelsea Taklukkan Manchester City 2-1
 


(ACF)

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan
Inter Milan 2017--2018

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan

28 minutes Ago

Inter Milan secara resmi mengonfirmasi perekrutan Joao Cancelo dengan status pinjaman dari Vale…

BERITA LAINNYA
Video /