Final Piala Presiden 2018

Ketika 'Sang Macan' Kembali Pulang

K. Yudha Wirakusuma    •    17 Februari 2018 07:47 WIB
persijapiala presiden 2018
Ketika 'Sang Macan' Kembali Pulang
Suporter Persija, The Jakmania, saat mendukung tim kesayangannya di Stadion Manahan, Solo. (Foto: liga-indonesia.id)

Jakarta: Setelah lama menjadi tim musafir, akhir Persija Jakarta bakal tampil di depan publiknya sendiri. Macan Kemayoran terakhir berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 24 Juni 2016. Saat itu Persija melawan Sriwijaya FC dalam lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC).

Setelah laga itu Persija terpaksa 'merantau'. Alasannya, SUGBK yang bisa dipakai sebagai kandang Persija memasuki tahap renovasi untuk ajang Asian Games 2018.

Klub kebanggaan warga Jakarta ini harus rela berkandang di Stadion Manahan, Solo. Bahkan beberapa kali Persija main di kandang lawan.

Prestasi Persija pun 'sempoyongan'. Klub yang berdiri pada 1928 ini hanya mampu bercokol di urutan ke-14 dari 18 tim yang berlaga.

Di Liga 1 musim lalu, Sang Macan mulai berbenah. Salah satu yang mencolok, suksesnya Persija menggunakan Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, sebagai kandang.

Laga kandang yang tak begitu jauh dari Jakarta, membuat suporter militan Persija tumpah ruah.

Namun, perubahan tak datang cepat. Di awal musim, Persija sempat terseok. Menginjak pertengahan liga, Persija mampu bangkit. Tim asuhan Stefano Cugurra Teco ini mampu finis di posisi empat.

Persiapan awal musim 2018

Lantaran menempati posisi empat besar, Persija bisa menjadi salah satu wakil Indonesia di Piala AFC 2018 karena tim-tim yang finis di atas Macan Kemayoran gagal dalam lisensi AFC. Pembenahan pun kembali dilakukan. 

Berbagai lubang di beberapa lini mulai ditambal. Dari 28 pemain di skuat musim 2017, Persija mencoret belasan nama, di antaranya adalah Ryuji Utomo, Willian Pacheco, Arthur Irawan, Sutanto Tan, Amarzukih, Irfandy Zein, Muhammad Hargianto, Brono Lopez, Ambrizal Umanailo, dan Reinaldo Elias da Costa,

Sebagai gantinya Persija merekrut; Marko Simic, Jamierson da Silva Xavier, Valentino Telaubun, Asri Akbar, Ahmad Syaifullah, Riko Simanjuntak, Marko Kabiay, Saptinus Alua, Arthur Bonai, Dany Saputra, dan Ivan Carlos.

Persija pun menjajal performa barunya, dengan berlaga dalam turnamen Suramadu Super Cup 2018. Berlaga bersama tiga tim yaitu, Madura United, Kedah FC, dan Persela Lamongan, Macan Kemayoran harus gigit jari dengan mengantongi poin 2 dari tiga kali berlaga.

Hasil berbeda didapat Persija dalam turnamen turnamen Boost Sports Super Fix Cup 2018. Persija manjadi juara di turnamen yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia. 

Persija pun berhak menjadi juara karena unggul selisih gol atas Ratchaburi FC dan Kelantan FA.

Sementara itu, di Turnamen Piala Presiden 2018, klub dengan ciri khas watna oranyenya ini tampil mentereng. Mengawali turnamen ini Persija tampil perkasa dengan dengan melumat PSPS Riau, dengan skor telak 3-0. Di laga kedua Borneo FC menjadi korban selanjutnya. Persija menang dua gol tanpa balas.

Sementara pada laga pamungkas, Persija harus mengakui keunggulan Bali United, kalah dengan skor 2-3.

Tampil di perempat final Persija menunjukkan tren positif dengan mengalahkan Mitra Kukar dengan skor 3-1. Persija semakin tak terbendung pada laga semifinal. Menghadapi PSMS Medan, Persija menang dalam dua leg yang digelar dengan skor agregat 5-1.

Maju ke laga final, mengantarkan Persija kembali ke pulang ke Jakarta. Rumah bagi pemilik lambang monas di dada. Persija bakal menghadapi Bali United di SUGBK, Sabtu 17 Februari 2018 malam WIB. 

Puluhan ribu Jakmania pun siap menyambut kembalinya sang macan di rumah. 

Lantas apakah kembalinya Persija ke rumahnya, akan berakhir dengan mengangkat piala? Ya, kita tunggu saja.

 


(KRS)


Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate
Timnas Inggris

Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate

2 weeks Ago

Adam Lallana merasa Gareth Southgate sudah melakukan keputusan tepat dengan tidak memanggilnya …

BERITA LAINNYA
Video /