Timnas Indonesia U-16

Mengenal Sosok Rendy Juliansyah: Antara Ambisi, Berlatih, dan Prestasi

A. Firdaus    •    19 Juni 2017 20:17 WIB
timnas indonesia
Mengenal Sosok Rendy Juliansyah: Antara Ambisi, Berlatih, dan Prestasi
Striker Timnas Indonesia U-16 Rendy Juliansyah (Foto: A. Firdaus/MTVN)

Metrotvnews.com, Tangerang: Penampilan Tim nasional Indonesia U-16 di Tien Phong Plastic Cup 2017 patut diacungi jempol. Tak hanya gelar juara, mereka tampil begitu superior dengan menggelontorkan 16 gol.

Pada turnamen tersebut, skuat asuhan Fakhri Husaini bersaing dengan Vietnam, Myanmar, dan Taiwan untuk memperebutkan trofi Tien Phong Plastic. Hasilnya, Indonesia keluar sebagai juara setelah poin yang dihasilkan Garuda Asia tak bisa digapai oleh tuan rumah Vietnam.

Selain gelar juara, Indonesia juga memborong beberapa penghargaan di sana. Di antaranya gelar pemain terbaik, top skorer, pelatih terbaik, dan tim fair play.

Klik di sini: Loew Percaya dengan Skuat Muda Jerman

Di balik kesuksesan tersebut, muncul satu nama yang selalu menjadi ancaman penjaga gawang lawan. Dia adalah Rendy Juliansyah. 

Striker timnas U-16 yang menyabet gelar top skorer dengan torehan tujuh golnya. Ketujuh gol tersebut dicetak Rendy ke gawang Myanmar satu gol dan ke gawang Taiwan ia cetak enam gol. 

Meraih gelar top skorer, ternyata telah menjadi ambisi Rendy sebelum berangkat ke Vietnam. Sehingga rasa senang menggelayutinya ketika hadiah sebesar 100 dolar AS (Rp1,3 juta) masuk ke rekeningnya.
 
"Senang banget, gelar top skorer ini merupakan prestasi individu pertama saya di timnas. Berkat dukungan teman-teman, pelatih dan orang tua di sekitar saya," ujar Rendy ketika ditanya kesannya mendapatkan gelar top skorer di Vietnam.

Menjadi pemain tersubur di sebuah klub, maupun di timnas menjadi salah satu ambisi Rendy ketika ia berkecimpung di dunia sepak bola. Namun hal itu diyakini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, dan yang pasti buah kerja kerasnya.

Anak bungsu dari pasangan Riza Alfansyah dan Rita Aryani ini mengaku tak hanya menjalani latihan bersama tim. Demi bisa mencapai ambisinya, pemain yang mengidolakan Robert Lewandowski ini juga melakukan latihan ekstra secara individu.

"Ini juga buah dari latihan dan kerja keras. Sebab selain latihan bersama tim, saya juga melakukan latihan ekstra yaitu berlatih secara sendiri," terang pemain ASIOP ini.

Peran pelatih juga sangat penting buatnya. Fakhri Husaini merupakan sosok penting dalam kariernya hingga saat ini berada di timnas. Sebab sang pelatih bukan hanya menerapkan latihan saja, tetapi sikap pemain yang bisa bersikap dewasa di lapangan.

"Waktu itu ada seleksi di salah satu liga usia muda. Saya saat itu main di ASIOP. Dari liga kemudian, coach memanggil lima orang. Termasuk saya," cerita Rendy soal dipanggilnya ia ke skuat timnas U-16.

"Banyak sekali yang dipelajari dari coach Fakhri. Ia mengajarkan pemain tentang respek, ketenangan, disiplin, serta bagaimana gesture tubuh yang benar di lapangan," terang pemain berusia 15 tahun ini.

Rendy juga menyebut gelar top skorer yang diraihnya di Vietnam melecut semangatnya untuk bisa meraih prestasi serupa di Thailand nanti. Seperti diketahui pada bulan depan, Rendy dan kolega akan bertarung di Piala AFF U-15.

Klik di sini: Jarang Dimainkan Madrid, Coentrao Pulang ke Portugal

"Raih gelar top skorer di Vietnam adalah target saya. Alhamdulillah itu tercapai. Sedangkan di AFF nanti juga saya targetnya jadi top skorer. Targetnya bisa bikin 10 gol," tutupnya.

Tentu ambisi yang dilayangkan Rendy bukan hanya menambah gelar top skorer-nya. Secara umum ia berharap bisa membawa Garuda Asia berprestasi di Piala AFF U-16 di Thailand yang berlangsung pada 9-22 Juli mendatang. Di mana Indonesia akan tergabung di grup A bersama Australia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Singapura.

Siapa Berani Tebus CR7?
 


(ACF)