Italia Gagal ke Piala Dunia 2018

Ventura dan 'Kiamat' untuk Italia

A. Firdaus    •    14 November 2017 08:08 WIB
timnas italiakualifikasi piala dunia 2018
Ventura dan 'Kiamat' untuk Italia
Pelatih timnas Italia Gian Piero Ventura (Foto: Football For Life)

Milan: Kiamat kalau sampai Italia gagal lolos ke Piala Dunia. Pernyataan itu diungkapkan Presiden FIGC (PSSI-nya Italia), Carlo Tavechhio sesaat setelah Azzurri dibantai 0-3 oleh Spanyol pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa grup G.

Kekalahan itu memaksa Italia menjalani playoff lantaran hanya finis di posisi kedua grup G, kalah bersaing dengan Spanyol. Kekalahan itu pula yang membuat mereka harus berhadapan dengan Swedia dan takluk dengan agregat 0-1.

Gian Piero Ventura menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas keterpurukannya ini. Di tangannya, Italia untuk pertama kalinya sejak 1958 gagal lolos ke Piala Dunia.

Klik di sini: Tanggapan Ventura usai Diisukan Mundur sebagai Pelatih Italia

Ventura ditunjuk oleh FIGC pada 7 Juni 2016 untuk menggantikan Antonio Conte yang menyatakan mundur sebelum Italia gagal menjuarai Piala Eropa. Ia menjadi pelatih tertua di negara tersebut karena ditunjuk pada usia 69 tahun.

Tantangan berat dihadapinya, karena Italia satu grup dengan Spanyol pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa grup G. Awal yang manis, lantaran ia mampu meraih lima kemenangan dalam enam pertandingan pertama.

Klik di sini: Giggs dan Scholes Lanjutkan Karier di Vietnam

Tapi petaka mulai terjadi ketika Ventura membawa Italia takluk atas La Roja dengan skor 0-3. Kritikan pun datang, karena ia mengadopsi formasi 4-2-4. Formasi itu pun juga memaksa Italia hanya bermain imbang ketika menjamu Macedonia di kandang.

Usut punya usut, FIGC dinilai telah melakukan kesalahan besar karena menunjuk Ventura. Padahal dari segi riwayat kepelatihannya, tak ada prestasi mentereng dari mantan gelandang Sampdoria tersebut.

Mengawali Karier Pelatih di Tim Primavera Sampdoria
Tak ada catatan lengkap mengenai kiprah Ventura sebagai pemain. Catatan membanggakannya adalah bermain di Sampdoria, itu pun hanya semusim (1968--1969). Selebihnya ia melanglang buana di klub-klub tak familiar di Italia.

Akhirnya pada 1976 dia mulai merambah sebagai pelatih. Langkah awalnya adalah melatih tim primavera Sampdoria dan sempat naik kelas menjadi asisten pelatih Blucerchiati,-julukan Sampdoria.

Setelah itu tercatat ia telah melatih 21 tim, termasuk yang terkini melatih skuat Italia dalam meraih tiket Piala Dunia 2018. Sayang, target itu gagal dicapainya setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia.

Prestasi Terbaik Ventura sebagai Pelatih
Memiliki banyak pengalaman melatih klub-klub di Italia, prestasi terbaik Ventura adalah membawa Lecce menjuarai Serie C1. Fenomena itu ia capai pada musim 1995--1996.

Kemudian masih bersama Lecce, ia mampu membawa klub berjuluk Salentini ini promosi ke Serie-A setahun kemudian. Dengan prestasi tersebut, Ventura memilih hengkang demi bisa bergabung dengan Cagliari.

Dua Kali Menggantikan Conte
Ternyata Ventura bukan pertama kalinya menggantikan Conte. Sebelum kejadian di timnas Italia, pelatih berusia 68 tahun ini dulunya juga pernah menjadi penerus estafet Conte.

Tepatnya pada 26 Juni 2009, On 26 June 2009, Ventura menandatangani kontrak untuk mengelola Bari. Ia menggantikan Conte yang kemudian menangani Atalanta.

Pada musim perdananya, Bari di tangan Ventura cukup membanggakan. Sebagai tim medioker, Bari dibawanya finis ke-10 dengan mengumpulkan 50 poin. Rekor di Serie-A untuk klub berjuluk Pugliese tersebut.
 

Goodbye to an ????????@azzurri legend ????

Forever a #WorldCup winner, @gianluigibuffon ???????? pic.twitter.com/2W2dYu24BV

— #WCQ (@FIFAWorldCup) 13 November 2017

Warisan Ventura
Tak hanya catatan buruk, karier kepelatihan Ventura juga punya warisan yang bisa dibilang dibanggakan. Pelatih kelahiran Genoa ini ternyata punya warisan pemain-pemain bertalenta.

Ia merupakan pelatih pengorbit bek tangguh seperti Leonardo Bonucci dan Andrea Ranocchia. Kedua pemain tersebut juga menjadi bagian dari timnas Italia.

Ketika itu kedua pemain ini mulai diorbitkan Ventura saat menangani Bari pada musim 2009 hingga 2011. Bonucci akhirnya bergabung dengan Juventus dan AC Milan. Sementara Ranocchia memuncaki kariernya bersama Inter Milan.

Bhayangkara FC akan Ikuti Turnamen di Tiongkok
 


(FIR)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /