Heynckes, Muenchen, dan Treble Winner

Gregah Nurikhsani Estuning    •    20 Februari 2018 19:59 WIB
liga jermanbayern muenchenliga champions 2017--2018
Heynckes, Muenchen, dan Treble Winner
Jupp Heynckes saat memberikan treble winners kepada Bayern Muenchen. (Foto: Corbis/Getty Images)

Jakarta: Setelah start buruk di awal musim, Bayern Muenchen tancap gas dengan meraih hasil impresif sepanjang musim ini. Pelatih Jupp Heynckes memenangi 22 dari 23 pertandingan pasca masuk menggantikan Carlo Ancelotti. Keperkasaan The Bavarian di bawah Heynckes membuat Arturo Vidal dan kawan-kawan menjadi ancaman besar di Liga Champions musim ini.

September silam merupakan momen yang tidak terlihat bagus buat Muenchen. Dua pemain incaran, Kylian Mbappe dan Neymar memilih untuk bergabung ke Paris-Saint Germain. Ditambah pula dengan suasana di ruang ganti kurang mendukung usai Carlo Ancelotti didepak dari kursi kepelatihan.

Akibatnya, Muenchen yang biasanya masuk tiga-empat besar terfavorit di Liga Champions mulai tidak begitu diperhitungkan lagi. Tapi, jangan lupakan pepatah lama yang mengatakan, "Orang Jerman tidak boleh diremehkan" tampaknya berlaku di sepak bola.

Pada babak 16 besar Liga Champions, Muenchen akan menghadapi klub raksasa Turki, Besiktas. Pelatih Heynckes mempunyai ambisi besar untuk meneruskan tren positifnya, di mana 22 kemenangan berhasil ia kemas dalam 23 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Termasuk tiga poin berharga setelah mengalahkan PSG 3-1 Desember kemarin.

Saat ia tiba di Bavaria, Muenchen masih unggul lima poin dari pesaing terdekat Borussia Dortmund. Kini, FC Hollywood berada puncak klasemen dengan keunggulan 19 poin. Ruang ganti di Allianz Arena yang sedianya muram kini kembali cerah, tergambar dari komentar-komentar positif sejumlah pemain.

"Tim ini sangat istimewa di bawah Jupp (Heynckes)," kata Thomas Muller usai kemenangan atas Wolfsburg hari Sabtu akhir pekan kemarin dikutip dari laman resmi klub.

Klik: 10 Pesepak Bola Hebat Ini tak Pernah Angkat Trofi Liga Champions

"Heynckes? Beliau adalah pelatih yang luar biasa. Di luar lapangan, ia juga pribadi yang menyenangkan. Heynckes tahu apa yang akan terjadi berkat skemanya yang berjalan dengan baik. Kita semua menghormati tiap keputusannya. Saya senang bekerja untuknya," ujar Robert Lewandowski dilansir Calciomercato.

Mueller hanyalah satu dari sekian pemain yang merasakan adanya perubahan signifikan di tangan Heynckes. Kerja samanya dengan James Rodriguez kini menjadi salah satu duet paling menyeramkan di Jerman. James yang sempat sulit menunjukkan kelasnya, pelan-pelan sanggup tampil gemilang dengan enam assist dan empat gol di kompetisi domestik.

Heynckes, di sisi lain, ogah dibanding-bandingkan dengan figur lain. Ia justru memuji anak asuhnya yang ia nilai sangat Muenchen sekali. Yakni tidak mudah menyerah, cepat bangkit, dan selalu progres ke arah yang lebih baik.

"Saya tidak suka dibanding-bandingkan. Thomas Mueller benar, tim ini luar biasa. Mereka tidak mau menyerah, selalu haus akan kesuksesan. Semangat Bayern terlihat di diri mereka," kata Heynckes.

Tampil meyakinkan di pentas Bundesliga dan Piala DFB Pokal, Heynckes bisa fokus di Liga Champions. Punya catatan apik di kompetisi antar klub Eropa. Biar bagaimanapun, Heynckes meminta anak asuhnya untuk tidak menganggap remeh lawan-lawannya.

"Setelah drawing, media Jerman mengatakan itu adalah keberuntungan (bertemu Besiktas). Saya tegaskan, mereka adalah tim yang penuh dengan pengalaman, bermain sangat baik dengan struktur klub yang mumpuni. Bukan ketidaksengajaan mereka memenangi tiga laga tandang di fase grup," sambung pelatih yang pernah mengantarkan Muenchen meraih Treble Winners pada 2012 -- 2013 silam.

Video: Juara Piala Presiden 2018, Persija Gelar Syukuran
 


(FIR)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

6 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /