Rooney kembali ke Everton

Welcome Home, Wayne Rooney

Alfa Mandalika    •    11 Juli 2017 14:58 WIB
manchester united 2016--2017bursa transfer pemain
<i>Welcome Home</i>, Wayne Rooney
Wayne Rooney. (Foto: AFP/ Paul Ellis)

Memenangi piala bersama Everton akan menjadi puncak karier saya. Klub ini harus memenangi gelar dan kami akan mengambil langkah besar dan mencoba memenangi gelar.


PERNYATAAN itu dilontarkan oleh striker anyar Everton, Wayne Rooney ketika resmi berseragam The Toffees. Komentar perdana Rooney itu seakan menjadi isyarat, ada misi besar untuk klub masa mudanya dahulu.

Ya, setelah mengabdi selama 13 tahun di Manchester United, pemain bernama lengkap Wayne Mark Rooney memutuskan kembali ke Everton, klub profesional pertamanya.

Dia sadar, Everton merupakan pintu pertama bagi dirinya untuk menjadi pesepakbola hebat. Dengan kata lain, jika tidak ditemukan oleh pencari bakat Everton, mungkin kita tidak pernah melihat ada bakat hebat dalam diri Rooney.

Sempat kesulitan memboyong Rooney

Rooney kecil tumbuh seperti anak normal pada umumnya. Dia suka bermain sepak bola di lapangan yang ada di pinggir jalan Long Lane, Walton, Liverpool.

Hingga suatu ketika, aksi Rooney saat bermain bola dilihat oleh tim scouting (pencari bakat) Everton, Bob Pendleton. Ia pertama kali melihat Rooney di Lapangan Jeffrey Humble di Long Lane, Walton. Ketika itu Rooney berusia 9 tahun.

Usut punya usut ternyata ia sudah bergabung dengan klub Copplehouse Boys yang tampil di kejuaraan U-11. Sejak saat itu, Pendleton rajin menyaksikan Rooney setiap minggunya.

Dalam benak Pendleton saat itu, Rooney bermain begitu impresif. Meski memiliki postur yang tidak besar, tetapi dia bermain ngotot dan menciptakan beberapa gol.

Akhirnya Pendleton tanpa basa-basi memberanikan diri menemui manajer Copplehouse, Big Nev. Namun, niatan Pendleton untuk membawa Rooney tidak ditanggapi serius. 

"Biarkan, Bob. Jika Anda membawanya ke Everton, dia akan berada di akademi Everton. Kami tidak akan bisa memainkannya lagi, saya baru saja menandatanganinya," begitu ucapan manajer Copplehouse, Big Nev.


Wayne Rooney ketika pertama kalinya menandatangani kontrak bersama Everton. (Foto: BBC)

Pendleton tak patah arang. Ia coba mendekati orangtua Rooney yakni Wayne dan ibunda Jeanette. Pendleton pun lega. Sebab, selain orangtuanya humoris, mereka juga adalah orang Liverpool asli. Singkat cerita, akhirnya mereka menyetujui anaknya berlatih di Bellefield -tempat latihan Everton kala itu.

Namun, masih ada rintangan lagi yang didapat Everton. Ya, klub sekota Liverpool kabarnya juga penasaran dengan Rooney. Mereka pun menunggu kesempatan untuk berbicara dengan Rooney.

Akan tetapi, Pendleton langsung berinisiatif untuk berbicara dengan pengurus akademi muda Everton, Ray Hall. Pendleton berbicara dengan Ray dan mendesak agar membeli Rooney. Alhasil, niatan Pendleton itu berjalan mulus dan Rooney akhirnya bergabung dengan Everton.

Baca: Wayne Rooney Resmi Pulang ke Everton


Oktober 2002, Momen Bersejarah Rooney

Seiring berjalannya waktu, Rooney akhirnya dipercayakan tampil bersama tim senior. Everton yang dilatih David Moyes menghadapi Arsenal tim yang tak terkalahkan dalam 30 pertandingan terakhir dalam lanjutan Liga Primer Inggris.

Pendleton pun antusias menonton Rooney. Dia memboyong semua keluarga untuk menyaksikan laga yang dihelat di Goodison Park itu.

Pendleton sempat berkata bahwa dia yakin Rooney akan mencetak gol. Dan benar saja, Rooney mencatatkan sejarah bisa menghentikan rekor kemenangan Arsenal.

Arsenal sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Fredrik Ljungberg. Akan tetapi, Everton menyamakan kedudukan lewat aksi Tomasz Radzinski dan bertahan hingga turun minum.

Beberapa detik setelah pertandingan memasuki menit ke-90, Moyes memasukan penyerang belia yang belum dikenal orang, bernomor punggung 18, dan berusia 16 tahun. Dia adalah Rooney.

Tak berapa lama ada di lapangan, dia menerima umpan lambung dari Thomas Gravesen. Ia mengontrol bola dengan baik dan langsung mengarahkan posisinya ke arah gawang Arsenal. Dan dari jarak 35 meter, ia melesakkan bola ke arah gawang kiper veteran Arsenal, David Seaman. Kiper berambut gondrong itu sempat berupaya melompat ke arah bola, tetapi masih gagal menghalau bola. Sontak, seisi Goodison Park berpesta menyambut kemenangan atas The Gunners. Sejak saat itu, nama Rooney mulai mencuri perhatian.

Kegembiraan pun dirasakan Pendleton dan keluarga serta keluarga Rooney. Itu terlihat dari raut mukanya seusai melihat anaknya mencetak gol penting.
 

Baca: Rooney Langsung Ikut Tur Pramusim Bersama Everton


Welcome Home, Wayne

Setalah mengabdi selama 13 tahun bersama Manchester United, Rooney memutuskan untuk kembali ke Everton. Kabar itu membuat publik Everton berharap ada prestasi yang bisa dihasilkan.

Kabar itu juga disambut suka cita oleh Pendleton. Ia juga tidak sabar mendengar publik Goodison Park menyanyikan nama Rooney lagi.

Dengan segala pengalamannya, ia dinilai bisa memberikan warna baru bagi Everton. Setidaknya, dia akan berupaya memberikan yang terbaik untuk Everton.

Sesuai perjanjian, Rooney akan berada di Everton selama dua tahun. Kita tunggu saja bagaimana aksi Rooney jilid kedua ini. 

Welcome home, Wayne Rooney... 



Video: Salam Perpisahan Rooney




(ASM)

Video /