NEWSTICKER

Periklindo Dorong Pengembangan Roadmap Kendaraan Listrik

30 September 2022 08:45

Baru-baru ini, Presiden Jokowi mengeluarkan Inpres Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Listrik Sebagai Kendaraan Operasional oleh Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah. Untuk itu, Wakil Ketua Umum Bidang Humas Periklindo Achmad Rofiqi menyampaikan, sembari mendukung kebijakan terkait, Periklindo akan terus mendorong pengembangan roadmap industri kendaraan listrik, guna mencapai target satu juta mobil listrik dan tiga jutaan motor listrik pada 2035, serta mempercepat implementasi rencana penggunaan kendaraan listrik.

Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) didirikan pada 2011 untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik berdasarkan Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk Transportasi Jalan. 

Rofiqi menambahkan, Periklindo memiliki semangat membangun ekosistem kendaraan listrik yang baik di Indonesia. Periklindo juga merupakan sarana industri otomotif khususnya kendaraan listrik yang tidak hanya terbatas pada kendaraan roda dua, roda empat, komersial dll, melainkan termasuk industri pendukungnya. Menurut informasi, Periklindo juga memiliki anggota yang merupakan produsen kebutuhan kendaraan listrik, termasuk baterai, kemasan baterai dan pendukung lainnya, dan mereka berkomitmen untuk meningkatkan produksi di dalam negeri demi mendorong pertumbuhan ekonomi.

Realisasi strategi elektrifikasi di Indonesia membutuhkan koordinasi dan kerja sama berbagai pihak, dan produsen juga memainkan peranan penting. Menurut Direktur Brand dan Marketing Wuling Motors Dian Asmahani, melihat gencarnya kebijakan pemerintah dan situasi kenaikan harga BBM serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengurangi polusi lingkungan, saat ini tren kendaraan listrik baik di Indonesia maupun dunia sangat tinggi, selain itu permintaan juga terus meningkat. 

Menurut informasi, kendaraan listrik Wuling telah diproduksi di dalam negeri, dan hadir sebagai solusi kebutuhan berkendara jarak jauh di perkotaan. Saat ini sudah ada lebih dari tiga ribu pesanan kendaraan listrik, dan angka tersebut masih akan terus bertambah. Hal ini menunjukkan tingginya respon dan antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Pemerintah dan instansi terkait masih memiliki banyak PR yang harus dikerjakan demi mencapai target tersebut. Selain menggalakkan penerapan energi terbarukan, juga perlu memperbaiki dan menambah infrastruktur terkait, serta mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik demi mengurangi emisi karbon.